Anggota DPRD Gumas Ingatkan Prokes Saat PTM Terbatas
Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas Rayaniatie Djangkan mengingatkan pihak sekolah untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama pelaksanaan Pemberlajaran Tatap Muka (PTM) terbatas berlangsung.
Tag
Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas Rayaniatie Djangkan mengingatkan pihak sekolah untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama pelaksanaan Pemberlajaran Tatap Muka (PTM) terbatas berlangsung.
Sekolah di 42 desa yang berada di pelosok Kabupaten Kotawaringin Timur, kini telah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara penuh. Ini dapat dilakukan karena letak geografis desa-desa itu yang dinilai amna dari penyebaran Covid-19.?
BPBD Barito Selatan melakukan penyemprotan disinfektan atau sterilisasi setiap sekolah. Karena saat ini sekolah telah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.
Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dinilai telah memenuhi syarat untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen, berdasarkan?syarat sesuai SKB 4 Menteri, Namun, hingga saat ini belum dilaksanakan.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta kepada pemerintah daerah untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi COVID-19 guna mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.
Selain status level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), capaian vaksinasi bagi orang tua peserta didik juga menjadi salah satu pertimbangan dalam penyelenggara Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen.?
Tokoh Muda Pendidikan di Kotawaringin Timur, Deny Hidayat, menilai sudah saatnya pembelajaran di daerah itu dilakukan secara tatap muka penuh atau 100 persen. Pemerintah kabupaten pun diharapkan mendukung dan memperhatikan penyelenggaraannya.?
Perguruan-perguruan tinggi sudah bersiap untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas menurut Pelaksana Tugas?Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi?Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nizam.
Dinas Pendidikan (Disdik) Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan semua satuan pendidikan siap melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen. Namun, disdik masih menunggu aturan terkait itu dari pemerintah pusat.
Kantor Staf Presiden (KSP) menilai pemberlakuan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen sudah mempertimbangkan kesiapan seluruh warga sekolah untuk mencegah penularan COVID-19 dalam proses belajar dan mengajar.
Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya Beta Syailendra meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait agar dapat mempersiapkan sarana penunjang pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) serentak.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Akhmad Fauliansyah menjelaskan terkait rencana pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas? serentak pada tingkat PAUD, SD, dan SMP di wilayah setempat. Dia mengatakan wacana itu masih dalam tahap pengkajian.
Ada sejumlah ketentuan dalam pertimbangan untuk PTM ini. Salah satunya zona sekitar sekolah. Jika sekolah berada di wilayah yang terindikasi pernah ada penderita Covid-19, maka PTM harus? ditunda
Salah satu mahasiswa UAD, Aqsal Rizky Ramadhan yang ditempatkan di Barsel mengatakan?kegiatan ini adalah salah satu bentuk program dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)
Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengatakan, selama pembelajaran tatap muka (PTM) ditemukan satu kasus siswa positif Covid-19.
Dinas pendidikan terus melakukan monitoring dan evaluasi proses pembelajaran di sekolah sambil melihat perkembangan penyebaran covid-19
Pembelajaran Tatap Muka (PTM) berlangsung selama dua pekan ini di Palangka Raya. Selama itu, tidak ditemukan adanya siswa terpapar atau positif Covid-19.
Data Satgas Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah (Kalteng) menunjukan vaksinasi dosis pertama untuk masyarakat remaja mencapai 144.530 orang atau 50,97 persen bertambah 1.563 orang dibandingkan data hari sebelumnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Murung Raya (Mura), Ferdinan Wijaya mengaku bahwa pihaknya selama ini terus memantau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) yang telah secara bertahap di laksanakan di beberapa sekolah.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Siti Nafsiah mengimbau kepada setiap sekolah yang melaksanakan PTM supaya tetap memperhatikan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat.