SOPD Belum Capai Target Pendapatan Harus Tingkatkan Kinerja
SOPD yang belum mencapai target supaya meningkatkan kinerja. Sehingga target pendapatan asli daerah yang ditetapkan tercapai.
Tag
SOPD yang belum mencapai target supaya meningkatkan kinerja. Sehingga target pendapatan asli daerah yang ditetapkan tercapai.
Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran berharap, pameran Kalteng Trade Expo 2018 yang menampilkan berbagai macam produk lokal diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ketua DPRD Kotawaringin Timur HM Jhon Krisli mendorong agar pemerintah daerah harus mengoptimalkan segala sumber daya yang ada salah satunya untuk menggenjot pendapatan asli daerah (PAD).
Pendapatan daerah pada perubahan APBD ditargetkan sebesar Rp863 miliar lebih bertambah menjadi 5,94% dari alokasi pendapatan daerah pada APBD murni sebesar Rp815 miliar lebih yang terdiri dari rencana PAD sebesar Rp112 miliar lebih atau naik 41,33%.
Pendapatan daerah sampai dengan semester 1 Tahun Anggaran 2018 telah terealisasi sebanyak Rp400 miliar lebih atau sebesar 52,71%.
Dengan adanya RPU setidaknya Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya mampu mengatur sistem restribusinya sebagai sumber PAD.
Fraksi PDIP DPRD Kaltenh pada rapat paripurna ke-3 masa persidangan III menyatakan dapat menerima nota keuangan dan rancangan APBD perubahan provinsi Kalteng tahun anggaran 2018, namun dengan harapao Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalteng terus dapat meningkat.
Pemkab Kotim terus berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah. Salah satunya melalui sektor pariwisata.
Hutan lindung bukan kayu seperti mangrove bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan keuntungan, dengan persyaratan dilakukan masyarakat, koperasi, BUMN, BUMDes, dan BUMS. Hasilnya nanti akan dibagi antara pelaksana dengan Kesatuan Pengelola Hutan (KPH).
Bupati Kotawaringin Timur H Supian Hadi menegaskan sudah melakukan evaluasi terhadap SOPD yang belum mampu mencapai target pendapatan asli daerah (PAD).
Singgungan Gubernur tersebut berkaitan dengan arah pembangunan Kalteng yang Pendapatan Asli Daerah (PAD)-nya tergolong pas-pas-an.
Gubernur akan meminta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng dan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kalteng untuk mendorong budaya sebagai sumber peningkatan PAD dan mengurus Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat untuk pengembangan budaya.
PAD yang didapat akan digunakan untuk membangun dan merawat kembali objek Wisata Air Hitam, terutama untuk membangun sarana penunjang kebersihan, keamanan, kenyamanan, penataan pedagang, penataan parkir dan penambahan fasilitas penunjang lainnya.
Pengelolaan obyek wisata pantai harus terus dikembangkan, mengingat keindahan yang dimiliki Pantai Sukamara sudah sangat mendukung, hanya saja perlu adanya penataan untuk membuat semakin indah.
"Upaya pemkah khususnya Badan Pengelola Pendapatan Daerah dalam meningkatkan PAD sudah bagus. Seperti melalui gebyar pembayaran PBB di semua kecamatan," kata Mustafa Basir.
PAD Kota Palangka Raya belum dapat dimaksimalkan dalam membantu setiap program pemerintah melalui OPD terkait.
Hingga penghujung 2018 ini SOPD yang belum capai target PAD di antaranya Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup, Akademi Keperawatan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Perikanan serta Dinas Pertanian.
Anggota Komisi A DPRD Kota Palangka Raya Diu Husaini berharap, wali kota baru nantinya dapat mengevaluasi kegiatan yang menghasilkan pendapatan asli daerah.
Untuk meningkatkan PAD maka harus didukung peningkatan kualitas SDM
Realisasi PAD hingga Juli 2018 di Kabupaten Barito Utara sebesar Rp40 miliar dari target rp95 miliar