Realisasi PAD Gunung Mas Sudah Mencapai 137,5 Persen
Berdasarkan hasil rekapitulasi hingga 11 Desember 2020, realisasi Pendapatan Asli Daerah atau PAD Kabupaten Gunung Mas sejauh ini sudah mampu melampaui target yang ditetapkan.
Tag
Berdasarkan hasil rekapitulasi hingga 11 Desember 2020, realisasi Pendapatan Asli Daerah atau PAD Kabupaten Gunung Mas sejauh ini sudah mampu melampaui target yang ditetapkan.
Anggota Badan Anggaran DPRD Kotawaringin Timur menekankan agar pemkab?harus bisa mencapai Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun anggaran 2021 sebesar Rp 276 miliar.
Anggota Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Noorkhalis Ridha meminta agar Pemko Palangka Raya melalui instansi terkaitnya agar dapat memerhatikan faktor-faktor yang bisa menjadi pemicu kurangnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah atau PAD.
?Bupati Murung Raya Perdie M Yoseph mengatakan masih ada beberapa sektor yang belum tergali untuk dimasukkan sebagai penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Peraturan Daerah (Perda) Nomor?1 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sarang Burung?Walet terus disosialisasikan. Salah satu tujuannya, untuk menggali potensi PAD dari sektor?tersebut.
Bupati Pulang Pisau, Edy Pratowo mengatakan, sumber pendapatan dari retribusi dan pajak menjadi perhatian serius pemkab dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Pendapatan asli daerah (PAD) Kalteng di masa kepemimpinan Sugianto Sabran - Habib Ismail, terus mengalami peningkatan yang signifikan. Terutama dari royalti sektor pertambangan.
Setiap pajak dan retribusi yang dibayarkan masyarakat akan dikembalikan lagi dalam bentuk program pemerintah baik pembangunan fisik maupun non fisik.
Dampak adanya pandemi corona virus disease atau covid-19, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kapuas tahun 2020 ini mengalami perlambatan.
Pemerintah Kabupaten Seruyan melakukan penandatanganan Memorangdum of Understanding (Mou) atau Nota Kesepahaman dan Surat Kuasa Khusus (SKK) bersama Kejaksaan Negeri Seruyan.
Rekapitulasi pendapatan asli daerah atau PAD hingga Juli 2020 yang diterbitkan oleh Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda Kabupaten Barito Timur menunjukkan terdapat 3 Perangkat Daerah dengan realisasi pendapatan asli daerah atau PAD mencapai lebih dari 70 persen.
Hasil rekapitulasi pendapatan asli daerah atau PAD hingga bulan Juli 2020 oleh Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda Kabupaten Barito Timur menunjukkan bahwa masih terdapat 4 perangkat daerah yang belum menyumbang PAD sama sekali alias nihil.
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pada tahun 2020 ini diprediksi anjlok. Bahkan kemungkinan besar hanya mencapai Rp 100 miliar. Hal diakibatkan?pandemi covid-19 yang melanda sejak April 2020.
Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengharapkan optimalisasi pengelolaan Jalan Pertamina dapat menjadi sumber pendapatan asli daerah atau PAD baru bagi Pemprov Kalteng maupun Pemkab Barito Timur.
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten tahun 2021 diproyeksikan mengalami penurunan dibandingkan tahun 2020. Itu berdasarkan hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama TAPD Pemkab Gunung Mas.
Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran?mengatakan, pendapatan asli daerah (PAD) dari peralihan nomor polisi non KH ke?plat Kalteng meningkat tajam.
Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Seruyan mendorong pemkab untuk memacu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
DPRD Kabupaten Seruyan?meminta pemkab?bisa lebih serius dan maksimal dalam menggali potensi?pendapatan asli daerah atau PAD.
Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Balai Benih Ikan (BBI) di Desa Gohong Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau belum mampu mencapai target. Pendapatan dari BBI itu pertahunnya ditargetkan sekitar Rp 200 juta.?
Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Palangka Raya, Aratuni Djaban mengatakan tiap organisasi perangkat daerah (OPD) yang berhasil mencapai target Pendapatan Asli Daerah atau PAD?bakal mendapat bonus.