Pengusaha di Kotim Harus Punya Andil Tekan Pengangguran
Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Kotawaringin Timur, Syahbana meminta agar pengusaha di daerah ini punya andil untuk menekan angka kemiskinan dan pengangguran.
Tag
Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Kotawaringin Timur, Syahbana meminta agar pengusaha di daerah ini punya andil untuk menekan angka kemiskinan dan pengangguran.
Dinas Tenaga Kerja dan Trasmingrasi Provinsi Kalimantan Tengah menargetkan angka pengangguran turun menjadi 2,9 persen. Hal tersebut disampaikan Kepala Disnakertrans Kalteng Rivianus Syahril Tarigan dalam acara ekspose draft Rencana Tenaga Kerja Provinsi atau RTKP Kalteng tahun 2019-2024.
Pemerintah menganggarkan Rp2,7 triliun untuk rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) Tahun 2019. Dana ini dialokasikan untuk rencana penanaman pohon di areal seluas 206 ribu ha serta pengembangan kebun bibit dan persemaian.
Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan tingkat pengangguran terbuka pada Agustus 2019 turun menjadi 5,28 persen dari periode sama tahun 2018 sebesar 5,34 persen.
Sejak 2017 sampai 2019 tingkat pengangguran terbuka atau TPT turun menjadi 3,33 persen atau berada diangka 47 ribuan jiwa
Pengangguran intelektual di daerah ini menjadi salah satu perhatian pengurus DPD KNPI Kotawaringin Timur. KNPI menilai, kesempatan kerja yang terbatas membuat para lulusan diploma maupun sarjana belum mendapatkan pekerjaan.
NDP alias Nel (26) dan MJ alias Jun (28) yang merupakan pasangan suami istri atau pasutri, mengeluti bisnis sabu alasannya karena saat itu mereka jadi pengangguran.
Target pemerintah provinsi 2 persen pada 2020 dan targer Pemerintah Kabupaten Sukamara 3,13 persen
Angka pengangguran di Provinsi Kalimantan Tengah mengalami penurunan sejak tiga tahun kepemimpinan Gubernur Sugianto Sabran.
Jumlah penangguran brasarkan data 5.912 orang. Banyaknya jumlah tersebut lantaran lapangan pekerjaan tidak seimbang dengan jumlah pencari kerja
Saat ini belum ada penurunan tingkat pengangguran di masyarakat, terlebih tingkat pengangguran terbuka semakin naik setiap tahunnya.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menilai langkah eksekutif dalam menekan angka pengangguran saat ini sudah cukup baik.
Pemerintah Kabupaten Sukamara akan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dalam penyerapan tenaga kerja sehingga target pengurangan angka pengangguran terbuka 1,98 persen bisa tercapai.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sukamara Sutrisno mengatakan, ada beberapa strategi yang akan dilakukan dalam mencapai target pengurangan angka pengangguran terbuka 1,98 persen.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sukamara Sutrisno menargetkan angka pengangguran terbuka di kabupaten ini hanya 1,98 persen.
Tingkat penganggutan terbuk (TPT) di Kota Palangka Raya relatif tinggi, yakni mencapai 7,26 persen dari jumlah penduduk.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Palangka Raya 7,26 persen merupakan yang tertinggi di Kalimantan Tengah
Sebelumnya, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertran) Sukamara menggelar sosialisasi lowongan kerja di perusahaan swasta. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran.
Angka pengangguran didominasi oleh penduduk yang tingkat pendidikannya relatif tinggi. Sedangkan yang relatif rendah malah lebih sedikit.
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran menyatakan, pengangguran terbuka di provinsi ini lebih dari 54 ribu orang menjadi tantangan Dinas Ketenagakaerjaan dan Transmigrasi.