Warga Kampung Bengkirai Tolak Penutupan Jalan Ujung Landasan Pacu Bandara H Asan Sampit
Warga Kampung bengkirai menolak penutupan jalan yang berada di ujung landasan pacu Bandara H Asan Sampit.
Tag
Warga Kampung bengkirai menolak penutupan jalan yang berada di ujung landasan pacu Bandara H Asan Sampit.
Perbaikan ruas Jalan Tjilik Riwut sekitar Gerbang Sahati, memaksa pengguna jalan mencari jalan alternatif yang singkat dilalui. Salah satunya adalah Jalan Kenan Sandan, saat ini, jalan tersebut ramai dilalui dari biasanya.?
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur, Siagano, menjelaskan penutupan total Jalan Tjilik Riwut depan Stadion 29 November Sampit, dilakukan demi keselamatan pengguna jalan. Pasalnya, jika dibiarkan jatuhan material perbaikan Gerbang Sahati berpotensi membahayakan warga yang melintas di bawahnya.
Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur bersama Satuan Lalu Lintas Polres Kotawaringin Timur akan menempatkan petugas di sejumlah titik di Jalan Tjilik menuju Gerbang Sahati. Ini diharapkan dapat membantu mengarahkan pengguna jalan menuju jalan alternatif yang akan dilalui.?
Kepolisian Resor Kotawaringin Timur?sudah melaksanakan penutupan Jalan Achmad Yani, pada pukul 20.00 - 22.00 tadi malam. Penutupan seperti itu akan rutin dilakukan setiap akhir pekan. Bahkan, tak menutup kemungkinan pada hari dan kawasan lain di Kota Sampit.
Komandan Kodim 1015 Sampit Letkol Czi Akhmad Safari mengatakan pihaknya merasa jengkel dengan ulah oknum warga yang membuang sampah sembarangan. Sebab itu pihaknya memasang portal di Jalan Agatis Sampit, kawasan Dodik, dengan maksud memberi teguran keras kepada warga agar peduli lingkungan.?
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berencana menutup Jalan Ahmad Yani, Sampit, Kotawaringin Timur, terhitung sejak besok, 14 Agustus 2021, pada malam hari dari pukul 20.00 - 22.00. Hal itu dilakukan untuk membatasi mobilisasi masyarakat.
Mulai besok, Rabu 20 Januari 2021 ruas Jalan menuju ke Bundaran Besar Kota Palangka Raya ditutup selama 2 bulan kedepan.
Jalan H. Ahmad Sholeh (ruas jalan Pangkalan Bun menuju Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) masih ditutup total, karena dalam perbaikan. Namun, masih ada sejumlah kendaraan yang melintas terutama pengedara roda dua.
Kelompok remaja tersebut menutup jalan dari lalu lintas pengendara umum untuk kepentingan acara lomba lari di Jalan Mandala.
Kapolda Metro Jaya,?Irjen Pol Nana Sudjana mengeluarkan surat telegram kepada kepala kepolisian resor tentang penutupan jalan atau alih arus kendaraan yang akan keluar atau masuk wilayah Jakarta.
Rencana penutupan jalan simpang Tombok dan Permata di PT Indo Muro Kencana (IMK) pada 30 Juli 2019, mendatang mendapat respon dari beberapa masyarakat.
Penutupan jalan itu guna perpanjangan landasan Bandar Udara (Bandara) H Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Penutupan sebenarnya sudah mulai pada Sabtu (29/12/2018), tapi masih berlaku di sekitar bundaran. Sedangkan saat malam tahun baru, berlaku di titik jauh sebelum sampai bundaran.
Penutupan dimulai pada Sabtu (29/12/2018) sampai dengan Senin (31/12/2018).
Kendaraan yang boleh melintas selama pembangunan ruas jalan tersebut maksimum 3 ton. Apabila masih ditemui ada kendaraan bertonase 4 ton yang melintasi jalan tersebut selama masa penutupan terbatas, kecuali kendaraan pengangkut material proyek pembangunan jalan, akan ditindak tegas oleh Polres.
Walau kabel terpasang untuk penyaluran daya listrik, PLN masih menunggu tower transmisi dan gardu induknya selesai.
Pihaknya meminta kepada PT SEM yang merupakan anak perusahaan Rimau Grup selaku pembeli batu bara milik perusahaan penambang yang ada di Kabupaten Bartim agar tetap menggunakan jasa penyiraman yang sudah dimiliki warga dari lima desa.
Pekerja menutup jalan dan menuntut agar perusahaan penambang batu bara membayar hak para pekerja penyiraman jalan hauling dari Desa Bentot sampai Desa Karang Langit, section A sepanjang hampir 60 Kilometer.
Perusahaan pertambangan batubara PT Senamas Energindo Mineral (SEM) mengklarifikasi soal penutupan jalan yang dikeluhkan oleh warga warga Desa Jaweten Kecamatan Dusun Timur Kabupaten Barito Timur.