Rupiah Melemah Karena Kekhawatiran Investor atas Perang Dagang
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong menyatakan nilai tukar (kurs) rupiah melemah karena kekhawatiran investor atas perang dagang.
Tag
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong menyatakan nilai tukar (kurs) rupiah melemah karena kekhawatiran investor atas perang dagang.
Menteri Perdagangan (Mendag)?Muhammad Lutfi mengatakan Indonesia akan terus menjalin hubungan bilateral dengan Amerika Serikat dan Cina meski perang dagang antara kedua negara belum mereda. AS dao?Cina disebut merupakan negara mitra strategis, termasuk saat pandemi Covid-19.?
AS dan China menandatangani perjanjian yang bertujuan meredakan perang dagang yang telah mengguncang pasar dan membebani ekonomi global.
Setelah terlibat pertikaian ekonomi dalam waktu cukup lama, tampaknya Amerika Serikat dan Cina ingin mengakhiri perang dagang yang sudah berlangsung setahunan ini. Kedua negara dengan ekonomi terbesar di dunia inipun sepakat untuk memulai kembali perundingan semi-tahunan.
Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China menyengat perekonomian sejumlah negara termasuk Indonesia. Tahun ini, angka pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi tak akan jauh-jauh dari 5%.
Pergerakan negatif harga minyak kedelai yang menjadi rival minyak sawit, diperkirakan masih akan 'mengganggu' pergerakan harga minyak sawit mentah atau CPO.