BMKG Perkirakan Kalteng Dilanda Hujan Ringan Sampai Sedang
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi Kalimantan Tengah akan diguyur hujan pada Rabu, 14 Agustus 2019.
Tag
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi Kalimantan Tengah akan diguyur hujan pada Rabu, 14 Agustus 2019.
Pemerintah Kabupaten Seruyan mengusulkan berdirinya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG di Kuala Pembuang.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara H Asan Sampit, memprediksi kondisi cuaca di jalur Laut Jawa saat ini masih aman.
Dalam 10 sampai 20 hari ke depan, diprediksi hujan masih terjadi tapi pada tingkat rendah sampai menengah.
Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, intensitas hujan tinggi dan deras sampai dengan pertengahan April 2019 mendatang.
Perkiraan tinggi gelombang pada hari ini yakni pada pukul 13.00 WIB berkisar 0,5 meter hingga 1 meter. Begitu juga pada pukul 19.00 WIB yakni 0,5 meter hingga 1 meter.
Sejumlah daerah di Kalimantan Tengah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Bahkan juga berpotensi dibarengi dengan petir dan angin kencang.
Jika cuaca di laut tidak memungkinkan untuk berlayar, maka lebih baik ditunda. Sementara jika prakiraan cuaca dinilai bersahabat pun tetap harus berhati-hati, sebab cuaca buruk bisa muncul tiba-tiba.
Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang diperkirakan terjadi pukul 17.50 WIB sampai dengan 19.30 WIB, Minggu (29/12/2018).
Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika Kotawaringin Barat (Kobar) ada perubahan intensitas cuaca di bulan Desember ini, yakni curah hujan diprediksi mengalami penurunan.
Pada musim hujan bulanan tersebut terdapat gangguan cuaca badai Siklon dan sirkulasi badai tertutup yang akan berpotensi sampai Februari nanti.
Dalam empat bulan ke depan, berdasarkan prakiraan cuaca Kabupaten Kapuas mengalami intensitas curah hujan yang tinggi sehingga harus menjadi perhatian semua pihak dalam menghadapinya.
Memaski musim hujan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengingatkan tentang bahaya banjir dan gelombang yang cukup tinggi.
Masyarakat Kapuas khususnya yang beraktivitas di Sungai Kapuas maupun Sungai Kapuas Murung agar hati-hati terhadap gelombang yang mulai tinggi karena perubahan cuaca.
Hujan ringan yang akan terjadi tidak menutup kemungkinan memicu pada potensi hujan deras, sebab Kabupaten Kotim sedang dalam musim peralihan, jadi untuk masyarakat agar tetap waspada.
Dalam sepekan kedepan akan ada hujan lokal di daerah ini. Tetapi belum bisa diprediksi intensitasnya, baik rendah, sedang, dan tinggi.
Awal musim hujan ditetapkan berdasarkan jumlah curah hujan dalam I dasarian (10 hari) sama atau lebih dari 50 milimeter dan diikuti oleh II dasarian berikutnya. Permulaan musim hujan bisa terjadi lebih awal, sama atau lebih lambat dari normalnya.
BMKG Stasiun Meteorologi Iskandar, memprediksi musim kemarau akan berlangsung hingga pertengahan Oktober mendatang.
Prakiraan cuaca pada situs resmi BMKG Palangka Raya menuliskan bahwa hujan yang turun pada sore hari Senin (17/9/2018) ini akan berlanjut hingga tengah malam.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara H Asan Sampit, memprediksi musim kemarau masih akan terjadi hingga akhir September 2018.