Pidato Presiden Tentang Ibu Kota Negara Paling Ditunggu
Pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo mengenai pengumuman ibu kota yang baru, paling ditunggu saat rapat paripurna istimewa DPRD Pulang Pisau, Jumat, 16 Agustus 2019.
Tag
Pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo mengenai pengumuman ibu kota yang baru, paling ditunggu saat rapat paripurna istimewa DPRD Pulang Pisau, Jumat, 16 Agustus 2019.
Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas, Gumer mengajak masyarakat untuk mempersiapkan diri, menghadapi wacanra perpindahan Ibu Kota Negara.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mematangkan kesiapan rencana pemindahan ibu kota pemerintahan Republik Indonesia ke Bumi Tambun Bungai.
Rektos IAIN Palangka Raya Khairil Anwar dan Ketua Dewan Riset Daerah Kalteng Sulmin Gumiri tampil sebagai pemateri dalam dialog mengawal umat menghadapi pemindahan ibu kota negara ke Kalteng, Sabtu, 3 Agustus 2019.
Rencana pemindahan ibu kota ke Kalimantan Tengah mendapat dukungan dari Majelis Ulama Indonesia atau MUI Provinsi Kalteng.
Bupati Kotawaringin Barat, Hj Nurhidayah sangat mendukung rencana wacana pemindahan ibu kota negara, ke Kalimantan Tengah.
Dialog bertajuk Muzakoratussobah itu dijadwalkan berlangsung di Masjid Raya Darussalam Palangka Raya, Sabtu, 3 Agustus 2019.
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri menegaskan tidak semua lahan di Bumi Tambun Bungai gambut.
Rombongan Komisi XI DPR RI melakukan pertemuan dengan pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam agenda kunjungan kerja di Aula Eka Hapakat, lantai III, kantor gubernur Kalteng, Senin, 29 Juli 2019.
Rombongan Komisi XI DPR RI melakukan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam agenda kunjungan kerja di Aula Eka Hapakat, lantai III, kantor gubernur Kalteng, Senin, 29 Juli 2019.
Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Didik Suhardi berpesan agar sumber daya manusia atau SDM di Kalteng harus benar-benar disiapkan.
Menyikapi rencana pemindahan ibu kota negara dan yang menjadi salah satu kandidatnya adalah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), TNI Angkatan Udara (AU) segera melakukan langkah antisipasi.
Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran mengingatkan masyarakat agar jangan ada yang menjual lahan. Terutama masyarakat Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas.
Kalteng sangat ideal untuk menjadi ibukota negara, karena masih memiliki luasan lahan, dan cukup minim terjadinya bencana alam, misalnya seperti gempa bumi itu tidak pernah terjadi
Tuty Dau menyarankan tetap menjaga kebersamaan. Hal ini juga sesuai dengan apa yang diharapkan Ketua Dewan Adat Dayak Kalimantan Tengah Agustiar Sabran
Rencana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Tengah turut menjadi perhatian Ketua Umum PWI Pusat, Atal Sembiring Depari.
Warga Kalimantan Tengah, menurut Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Universitas Palangka Raya, Profesor Sulmin Gumiri menawarkan rasa bahagia bagi para pendatang jika memang jadi didaulat sebagai Ibukota Pemerintahan Republik Indonesia.
Seorang peserta Dialog Nasional Pemindahan Ibukota Pemerintahan ke Kalimantan Tengah, Jenta, mengajukan pertanyaan mengenai bagaimana mempersiapkan masyarakat Dayak dalam kehidupan metropolitan jika benar Kalteng menjadi ibukota pemerintahan.
Dukungan ini dia sampaikan sesuai menghadiri Dialog Nasional Pemindahan Ibu Kota Negara di Kota Palangka Raya, Jumat 19 Juli 2019
Penyusunan dan pengkajian sudah kami mulai sejak 2017 lalu dan direncananya akan selesai tahun ini