Pemkab Sukamara Anggarkan Rp2,6 Miliar Rampungkan Pembangunan Masjid Agung
Pemkab Sukamara menganggarkan dana Rp2,6 miliar untuk penyempurnaan bangunan bagian bawah masjid agung atau basemen.
Tag
Pemkab Sukamara menganggarkan dana Rp2,6 miliar untuk penyempurnaan bangunan bagian bawah masjid agung atau basemen.
Wakil Bupati Gunung Mas (Gumas) Rony Karlos menyampaikan bahwa usulan bantuan untuk pembangunan pastori yang berada di desa dapat disampaikan kepada kepala desa (kades) setempat.
Wakil Bupati berharap seluruh jemaat GKE Eka Sinta Pilang Munduk agar dapat bersatu padu, membangun pastori ini dengan baik, sesuai keinginan dan harapan seluruh pihak.
Giat ini merupakan rangkaian Hari Bakti Pemasyarakatan ke-55 setiap 27 April
Ketua Yayasan Masjid Kecubung, KH Muhsin mengaku telah mendapat sumbangan dana dari jamaah yang hadir kurang lebih berjumlah Rp500 miliar
Fairid meminta doa dari masyarakat mudah-mudahan pembangunan Masjid Kubah Kecubung bisa berjalan lancar
Permintaan ini tentu tidak berlebihan, karena pembangunan Masjid Kubah Kecubung adalah salah satu proyek pembangunan di masa kepemimpinan Wali Kota Riban Satia
Bupati Seruyan mengingatkan untuk tidak memanfaatkan rumah ibadah sebagai tempat berkampanye.
Masjid ini akan di-launching 15 hari sebelum Ramadan tiba
Panitia inti pengurus masjid sudah ditetapkan. Nantinya juga akan dibentuk pengurus-pengurus untuk membidangi beberapa bagian seperti perawatan, pemakmuran masjid, dan lainnya.
Pemkab akan menyelesaikan bangunan yang ada di bagian bawah, atau basement masjid yang memang belum selesai dikerjakan.
Bupati berharap, melalui musyawarah pembentukan pengurus Masjid Agung Sukamara, akan muncul ide-ide baik yang nantinya dapat dilaksanakan untuk mempersiapkan operasional masjid.
Masyarakat harus berterima kasih kepada para pendahulu yang membentuk dan berjuang untuk memekarkan Sukamara menjadi kabupaten, termasuk yang memprakarsai pembangunan Masjid Agung bersama seluruh pihak yang berperan dari awal hingga saat ini.
Anggaran yang telah dikeluarkan untuk proses pembangunan mencapai Rp60,9 miliar.
Masjid Agung Sukamara kini telah bisa dipergunakan untuk melaksanakan ibadah sholat. Dimana Bupati Sukamara Windu Subagio berama pihak lainnya telah melaksanakan sholat magrib perdana pada tanggal 28 Februari 2019.
Pemko Palangka Raya berharap Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia dapat mendukung mewujudkan semua itu. Berkontribusi membantu pemerintah dalam pembinaan umat di Kota Palangka Raya.
Wabup Sukamara mendorong agar kegiatan keagamaan diperbanyakan di masjid tersebut jika sudah fungsional. Hal itu dalam rangka memakmurkan masjid.
Setelah proses pengerjaan rampung, maka fasilitas yang dimiliki masjid tersebut akan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kegiatan keagamaan.
Rony Karlos mengajak jemaat GKE di Kelurahan Jakatan Raya supaya berperan aktif dalam pembangunan. Serta menjaga persatuan dan kesatuan di masyarakat. Dan selalu hidup damai sesama umat beragama.
"Semoga Gereja Gloria ini selalu ramai diisi jemaat untuk beribadah memuji dan memuliakan Tuhan," kata Rony Karlos.