Sawit Sumbermas Sarana Bagikan Dividen Rp25,8 Miliar
Pemegang saham PT Sawit Sumbermas Sarana (SSMS) memutuskan untuk membagikan dividen Rp25,8 miliar atau 30% dari total laba bersih perseroan.
Tag
Pemegang saham PT Sawit Sumbermas Sarana (SSMS) memutuskan untuk membagikan dividen Rp25,8 miliar atau 30% dari total laba bersih perseroan.
Tahun ini produksi pangan termasuk CPO dan produk sawit turunannya terbilang meningkat, dan ekspansi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBM) akan mengerek kinerja PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) semakin mantap berinvestasi dengan total capex yang akan digulirkan sebesar Rp788 miliar.
Memerahnya bursa global dan regional, membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi kembali terkoreksi pada perdagangan Selasa (29/1/2019).
Emiten perkebunan PT Mahkota Group Tbk. (MGRO) diproyeksi memiliki valuasi saham yang menarik seiring dengan proyeksi peningkatan kinerja pada tahun depan.
PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) membukukan kinerja yang kurang memuaskan pada kuartal III tahun ini akibat harga minyak kelapa sawit (CPO) yang terus melemah.
Analis Royal Investium Sekuritas, Wijen Ponthus, menyatakan pelaku pasar bisa melakukan akumulasi beli pada saham agrikultur karena memiliki potensi cukup positif sampai akhir tahun.
Prospek kinerja emiten perkebunan tahun ini diperkirakan terbatas oleh melesunya harga minyak kelapa sawit atau CPO global akibat faktor fundamental suplai dan permintaan.
Kinerja keuangan emiten perkebunan PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) diprediksi melambat seiring dengan belum pulihnya harga minyak sawit mentah (CPO).
PT Gozco Plantations Tb (GZCO) melakukan penjualan kepemilikan sahamnya yang terdapat di PT Golden Blossom Sumatera kepada PT Suryabumi Agrolanggeng (PT SA).
Prospek produksi dan konsumsi minyak kelapa sawit (CPO) pada tahun ini diprediksi meningkat, salah satunya didukung program peremajaan tanaman sawit oleh pemerintah.
Pelemahan harga minyak sawit mentah (CPO) berpotensi berlanjut pada Jumat (12/10/2018) pasca berakhir turun 1,0% di level RM2.171 pada Kamis.
Harga minyak sawit berpotensi melemah pada semester kedua tahun ini karena produksi minyak sawit mentah (CPO) global akan meningkat dibandingkan semester pertama 2018.
Entitas usaha PT Provident Agro Tbk, PT Suwarna Arta Mandiri (SAM), dilaporkan telah membeli 293,294 juta saham PT Merdeka Copper Gold (MDKA).
Kinerja PT Mahkota Group Tbk (MGRO) diprediksi akan positif hingga akhir tahun seiring meningkatnya aset emiten perkebunan ini.
Prospek kinerja emiten perkebunan pada tahun ini diperkirakan terbatas oleh melesunya harga minyak kelapa sawit atau CPO global akibat faktor fundamental suplai dan permintaan.
Harga minyak sawit berpotensi melemah pada semester kedua tahun ini karena produksi minyak sawit mentah (CPO) global akan meningkat dibandingkan semester pertama 2018.
Di antara saham-saham berbasis perkebunan, PT London Sumatra Plantations Tbk. (LSIP) dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) adalah saham yang dapat menjaga tren pergerakan positif/
Saat ini harga minyak sawit mentah (CPO) masih dalam tekanan akibat sentimen penurunan ekspor dan imbas dari perang dagang Amerika Serikat dengan China, yang memukul harga komoditas pesaing sawit.
Analis Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji, menyatakan tahun ini produksi pangan termasuk CPO dan produk turunan sawit terbilang meningkat karena kondisi iklim maupun cuaca yang relatif stabil dan kondusif.