Dinas Pertanian Kapuas Imbau Peternak Jaga Kesehatan Sapi Dengan Cara Ini....
Dinas Pertanian Kapuas melalui Bidang Peternakan terus mengimbau para peternak dalam menjaga kesehatan sapi dengan sejumlah cara, agar selalu sehat dan produktif.
Tag
Dinas Pertanian Kapuas melalui Bidang Peternakan terus mengimbau para peternak dalam menjaga kesehatan sapi dengan sejumlah cara, agar selalu sehat dan produktif.
Dinas Pertanian Kapuas melalui Bidang Peternakan melakukan pengambilan sampel serum, dan darah sapi di beberapa kecamatan yang ada di wilagah setempat.
?Ketua Umum Kelompok Tani dan Nelayan Andalan atau KTNA Provinsi Kalimantan Tengah, Sugianor mengingatkan masyarakat yang ingin membeli hewan kurban dalam menyambut Idul Adha?untuk memperhatikan kesehatan hewan.?
Kepala Seksi Kesehatan Hewan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian atau DKPP Kota Palangka Raya, drh Eko Hari Yuwono mengatakan bahwa salah satu syarat sapi atau kambing bisa menjadi hewan kurban ialah hewan harus bebas dari rasa stres dan kelelahan.
Jelang hari raya Idul Adha atau hari raya kurban, biaya kirim kambing maupun sapi ke Kabupaten Kotawaringin Timur mencekik (mahal).
Para pengusaha hewan ternak ini mengharapkan agar pemerintah bisa memberikan subsidi harga tes Covid-19 atau diharapkan lebih baik lagi jika gratis
Pernah pada 2017 dinas pendidikan membuka pendaftaran siswa baru, namun selanjutnya juga tidak ada proses belajar mengajar
Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Muhammad Arsyad menilai program pengembangan sawit - sapi mestinya sudah berjalan di Kabupaten Kotim dengan maksimal.?
Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Syahbana menyebutkan program integrasi sawit dan Sapi di kembangkan di Kotim sangat tepat.
Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timus??Syahbana? mendukung agar Pemkab Kotim harus gencar melakukan pengadaan bibit sapi.?
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mewacanakan peraturan daerah (Perda) sawit sapi. Tujuannya agar perusahaan perkebunan bisa memberikan bantuan sapi kepada kelompok ternak.
Atas perbuatan terdakwa, korban Syamsuri mengalami kerugian sesuai harga satu ekor sapi Bali warna coklat senilai Rp 9.000.000
Program bantuan sapi untuk kelompok tani di Kabupaten Pulang Pisau dihentikan. Hal ini setelah adanya moratorium sementara terkait pengadaan bantuan sapi.
Kegiatan yang dirangkai dengan kontes ternak 2019 ini merupakan agenda rutin Pemkab Kobar guna memotivasi peternak lokal untuk meningkatkan populasi ternak sapi
Kepala Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian atau DKPQ Sukamara, Syamsir Hidayat mengingatkan, penyakit Brucellosis keguguran menular dapat menjangkit manusia.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sukamara telah mengambil sampel darah dari 25 ekor sapi milik masyarakat. Pengambilan sampel ini untuk mengetahui apakah hewan ternak tersebut mengidap penyakit Brucellosis.
Penyakit keguguran menular atau brucellosis pada ternak sapi tidak menimbulkan gejala mencolok.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian atau DKPP Sukamara mengambil sampel darah sapi untuk mengetahui penyakit yang ada di dalam tubuh ternak tersebut.
Kabid Peternakan DKPP Sukamara Syamsir Hidayat mengatakan, bantuan sapi yang disalurkan pemerintah kepada kelompok ternak tidak semua berhasil dikembangkan.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sukamara bresama kelompok ternak penerima penerima bantuan sapi, menandatangani surat perjanjian hibah. Adapun total sapi yang disalurkan sebanyak 65 ekor.