Polisi Pemegang Senjata Api Jalani Pemeriksaan Psikologi
Polres Barito Selatan melaksanakan pemeriksaan psikologi bagi anggota polisi pemegang senjata api. Acara ini berlangsung di aula Polres Lama, jalan Tugu Buntok, Jumat, 26 Juli 2019.
Tag
Polres Barito Selatan melaksanakan pemeriksaan psikologi bagi anggota polisi pemegang senjata api. Acara ini berlangsung di aula Polres Lama, jalan Tugu Buntok, Jumat, 26 Juli 2019.
Perbuatan itu dia lakukan pada Minggu, 15 April 2019 sekitar pukul 19.30 WIB Devisi Sungai Mentaya State PT KMB, Desa Tumbang Boloi, Kecamatan Telaga Antang
Berawal saat korban bersama rekannya Roby dan Yanto berada di depan barak tiba-tiba korban mendengar ada suara memanggilnya dari samping barak kemudian ia menoleh melihat ada tersangka
Terdakwa membantah kepemililan senjata api. Dengan alasan itu senjata titipan.
Namun dia menyangkal senjata api itu miliknya. Dia beralasan hanya menerima titipan saja. Senjata api itu milik rekannya, namun disimpan di kediamannya
Lima orang pembawa senjata api dan senjata tajam mennjalani persidangan untuk mendengar putusan hukuman di Pengadilan Negeri Palangka Raya, Senin, 13 Mei 2019.
Terdakwa diamankan setelah mereka mendapatkan laporan dari rekannya sesama satpam. Pasalnya, terdakwa pernah melakukan pengancaman menggunakan senjata itu.
Ia dijerat dengan pasal 1 ayat 1 undang-undang RI No 12/1951 tentang Senjata Api.
Penangkapan tersangka berawal dari informasi karyawan PT Dwima Group, terkait akun Paulus Petroes yang mengunggah foto di facebook memperlihatkan senpi laras pendek.
Polres Barito Utara menarik 15 pucuk senjata api jenis revolver S&W, berkaitan dengan Operasi Sapu Jagat 2018. Semua senpi itu dipamerkan saat konferensi pers di polres, Senin (31/12/2018).
Tiga paket sabu seberat 10 gram diamankan. Tidak hanya itu, anggota juga menemukan senjata api rakitan jenis revolver setelah menggeledah kediamannya di Jalan Jemaras, Kecamatan Cempaga.
Penangkapan maling yang terperangkap di gedung walet itu berlangsung cukup lama. Mengingat pelaku di dalam gedung diduga membawa senjata api rakitan.
Pelaku sempat menembakkan senjata api begitu mengetahui dirinya dikepung warga. Suara tembakan itu membuat warga sekitar ketakutan dan tidak berani masuk ke dalam gedung.
Saat digeledah, di dalam mobil itu ditemukan sepucuk senjata api, sarang walet, hingga alat panen yang diduga untuk mencuri.
Seorang pedagang bakso keliling, Moera Rangkuti (39) menyerahkan sepucuk pistol ke Danramil 1016-05/Tumbang Jutuh Kapten Inf Suradi, Jumat (1/6/2018). Ia menemukan senjata api ini dalam kardus.
Propam Polres Barito Utara melaksanakan pemeriksaan senjata api (senpi) anggota Polres Barito Utara di halaman mapolres setempat.
Perdi Wulanda (25) menemukan senjata api (senpi) saat mencari berkas. Kemudian senjata api tersebut diserahkan ke Kepolisian Resor Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Selasa (27/2/2018) petang.
Ketiga senjata tersebut masih baik dan dapat ditembakan.
Seorang warga menyerahkan tiga pucuk senjata api rakitan ke Koramil 1016-05 Tumbang Jutuh, Sabtu (17/2/2018) malam.
BORNEONEWS, Palangka Raya – Tahun 2018, Polda Kalimantan Tengah bakal bertindak tegas untuk menindak pelaku kejahatan yang menggunakan senjata api. Bahkan Kapolda Kalteng Brigadir Jenderal Anang…