Syukuran Laut Menumbuh Kembangkan Kebudayaan?
Syukuran laut yang digelar di Kecamatan Jelai sebagai upaya dalam menumbuh kembangkan kebudayaan yang ada di pesisir Kabupaten Sukamara.
Tag
Syukuran laut yang digelar di Kecamatan Jelai sebagai upaya dalam menumbuh kembangkan kebudayaan yang ada di pesisir Kabupaten Sukamara.
Bupati Sukamara?Windu Subagio berharap melalui Syukuran Laut ke 17 mendapatkan limpahkan rahmatnya untuk masyarakat Kecamatan Jelai, sehingga para nelayan bisa menerima mendapatkan hasil tangkap yang banyak.
Windu menambahkao?Kecamatan Jelai memiliki tanah yang subur dan hasil laut yang melimpah, sehingga masyarakat patut bersyukur atas berkah yang telah dinikmati selama ini.
Syukuran laut yang dilaksanakan masyarakat Kecamatan Jelai setiap tahunnya, juga bertujuan untuk mempererat hubungan sesama nelayan.
Syukuran Laut yang dilaksanakan Kecamatan Jelai, Kabupaten Sukamara, bertujuan untuk kesejahteraan bagj nelayan. Selain itu juga menumbuh-kembangkan budaya pesisir.
Memastikan keamanan masyarakat yang mengikuti prosesi tabur bunga Syukuran Laut ke- 14 di muara sungai, Polairud Jelai melakukan pengawalan.
Mengharapkan keberkahan, para nelayan di Kecamatan Jelai rebutan siraman air bunga yang sudah dibacakan doa-doa oleh tokoh agama setempat pada syukuran laut.
BORNEONEWS, Sukamara - Puluhan kapal nelayan dan speet boat ikuti prosesi tabur bunga pada acara syukuran laut ke 14 di Kecamatan Jelai, Kabupaten Sukamara pada Kamis, 23 Januari 2020. Iring-iringan…
Doa yang dibacakan oleh para tetua di Kecamatan Jelai merupakan harapan dari para nelayan yang ada di wilayah pesisir Jelai
Kegiatan ini memperkuat persatuan, persaudaraan, serta kebersamaan antara masyarakat Kecamatan Jelai dan pemerintah daerah
Agar kegiatan tersebut bisa menarik wisatawan untuk datang berkunjung ke Kabupaten Sukamara, maka perlu dikemas semenarik mungkin.
Pemkab akan berupaya mewujudkan apa yang menjadi keinginan masyarakat, dengan menyesuaikan anggaran yang ada.
Selain kegiatan seremonial, Bupati juga mendapatkan informasi-informasi terkait beberapa hal, salah satunya menjadi pertanyaan dan usulan masyarakat.
Masyarakat Kecamatan Jelai, Kabupaten Sukamara, berharap melalui doa yang dipanjatkan pada acara syukuran laut ke-13, Selasa (22/1/2019), tidak ada lagi musibah menimpa mereka.
Windu menegaskan, masyarakat dilarang merusak ekosistem di laut. Seperti terumbu karang, agar ikan atau udang bisa berkembang biak dengan baik.
"Kita juga berharaq dengan doa-doa yang dipanjatkan dapat melindungi nelayan dari musibah," harap Juhar, warga Kecamatan Jelai.
"Sebab, acara inti dilaksanakan di laut. Makanya kita beri pengawalan dan pengamanan, untuk mencegah hal yang tidak diinginkan," kata Yudi Supiyandi, Selasa (22/1/2019)
Laut dan isinya merupakan amanah untuk anak cucu kita. Karena itu, pemkab selalu berupaya melestarikan dan mengelola laut serta isinya secara berimbang," kata Windu Subagio.
Nelayan percaya, air tersebut dapat disiramkan ke kapal atau dicampur dengan air mandi bisa memberi berkah dan meningkatkan hasil melaut.
Acara sakral tersebut mampu menyedot perhatian banyak orang. Apalagi, perayaan hanya digelar dua kali dalam setahun, satu kali di Kecamatan Pantai Lunci, dan satu kali di Kecamatan Jelai.