Tiga SMP di Murung Raya bakal Laksanakan UNBK Perdana
Sejumlah sekolah masih kekurangan fasilitas untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer.
Tag
Sejumlah sekolah masih kekurangan fasilitas untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer.
Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) perdana di SMP 1 Murung, Murung Raya (Mura) tahun ajaran 2017-2018 tetap akan dilaksanakan meskinpun minim sarana-prasarana.
Saat ini, sekolah hanya memiliki 45 komputer. Sementara jumlah murid peserta UNBK SMAN 1 Murung, ada 254 orang. Sehingga jumlahnya masih kurang.
DPRD Kabuapten Kotawaringin Barat (Kobar) akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) soal pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
Dua SMP terpaksa menumpang di SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun untuk menggelar simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 11 Arut Selatan (Arsel) Rosmala Y Lumula mengatakan sekolahnya terkendala jumlah komputer jika Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) digelar. Hal itu tidak hanya dialami sekolahnya, tapi juga beberapa sekolah lain di Arsel.
Simulasi UNBK bagi siswa kelas IX sekolah menengah pertama (SMP) sederajat digelar mulai hari ini, Rabu (14/2/2018) hingga besok, Kamis (15/2/2018).
Para sekolah juga bikin kesepakatan dengan para orangtua siswa untuk menggunakan lapotop milik sendiri, sehingga memudahkan UNBK bisa berjalan
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya mengatakan, pihaknya masih mendata sekolah di tingkat SMP yang dapat melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
Saat ini dinas pendidikan masih mendata sekolah mana saja yang bisa menyelenggarakan UNBK 2018
Simulasi ujian ini diikuti 87 siswa dari SMAN 1 Sepdang dan SMAN 1 Mihing Raya
Simulasi ini dilakukan menyusul hasil verifikasi dari Pusat Teknologi Komunikasi (Pustekom) Pendidikan berbasis Computer Based Test (CBT)
Pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di SMA sederajat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) 2018 akan dilakukan secara semi online.
Tahun ini SMAN 1 Kurun masih melaksanakan ujian dengan sistem semi online
Bantuan orang tua sangat perlu, karena SMA sederajat saat ini menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi. Sehingga Pemerintah Kabupaten Gumas tidak bisa membantu peralatan untuk UNBK. Di sisi lain, bantuan dari provinsi terbatas.
Ujian nasional berbasis komputer untuk tingkat SMP/sederajat masih belum wajib. Namun bila ada SMP yang bisa melaksanakannya, itu lebih baik.
Saat ini Dinas Pendidikan Kabupaten Gunung Mas sedang mempersiapkan pelaksanaan UNBK untuk SMPD sederajat
Dengan UNBK kualitas anak didik makin teruji. Ujian seperti i i harus diadakan setiap tahun oleh semua sekolah
Operator dituntut menguasai teknis pelaksanaan UNBK.
Di Gunung Mas hanya SMKN 1 Kurun yang telah melaksanakan UNBK dan hasilnya cukup baik, sehingga bisa ditiru oleh sekolah lainnya