Hewan Masuk ke Palangka Raya Harus Divaksin Rabies
Secara garis besar jumlah kasus rabies di Palangka Raya terus menurun setiap tahun
Tag
Secara garis besar jumlah kasus rabies di Palangka Raya terus menurun setiap tahun
Vaksinator Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Palangka Raya, Agung Priantoko mengatakan, ternyata di Kota Cantik ini ada banyak masyarakat yang memelihara hingga puluhan ekor anjing dan kucing.
Permintaan masyarakat terhadap vaksin yang tinggi ini merupakan arah yang positif. Artinya, kesadaran masyarakat untuk memberikan vaksin rabies kepada peliharaannya juga semakin tinggi.
Permintaan masyarakat untuk vaksin rabies banyak, hanya saja karena keterbatasan kader sehingga kesulitan untuk memenuhi permintaan tersebut.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Palangka Raya mengecek ketahanan vaksin rabies yang telah diberikan kepada hewan penular rabies sepanjang 2018 ini.
Kasi Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kapuas, Anik Ariswandari, mengungkapkan bahwa Kecamatan Selat merupakan wilayah terbanyak dilakukan vaksinasi rabies.
Hewan peliharaan masyarakat di 29 desa/kelurahan di enam kecamatan di Kabupaten Kapuas telah divaksin rabies. Hewan yang divaksin di antaranya anjing, kucing, dan kera.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Palangka Raya mengecek ketahanan vaksin rabies yang telah diberikan kepada hewan penular rabies sepanjang 2018 ini.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Palangka Raya memiliki kader vaksinator di setiap kelurahan Kota Cantik yang memastikan hewan penular rabies telah tervaksin rabies.
Peningkatan kesadaran vaksinasi rabies di kalangan masyarakat perlu ditingkatkan untuk mencegah penularan Rabies kepada manusia.
Rinciannya, terdiri dari 1.206 ekor anjing, 89 ekor kucing dan 45 ekor kera. Jumlah tersebut mencakup seluruh kecamatan di Sukamara.
Sebanyak 2.800 anjing di Barito Selatan telah dilakukan vaksinasi oleh Dinas Ketahanan Pangan,Pertanian dan Perikanan (DKPPP).
Sebanyak 2.912 ekor hewan telah tervaksinasi rabies di Kabupaten Kapuas, terhitung sampai dengan hari ini.
Pemantauan dilakukan dengan cara mengambil beberapa sampel darah hewan yang pernah disuntik dan mengirimkannya ke laboratorium di Palangka Raya.
Ada sebagian masyarakat yang belum mau untuk melakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaannya
Vaksinasi tersebut penting untuk terus dilakukan agar penyakit rabies tidak menjangkiti hewan peliharaan, bahkan bisa menular ke manusia.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Palangka Raya telah memberikan vaksin anti rabies (VAR) kepada 6.820 ekor hewan penular virus rabies di kota cantik.
Vaksinasi rabies ini diprioritaskan terhadap anjing-anjing peliharaan, sebab 90% penularan rabies berasal dari gigitan anjing. Namun pihaknya juga melayani vaksinasi bagi hewan lainnya seperti kucing.
Dalam pelaksanaan vaksinasi rabies, selain petugas UPT peternakan melaksanakan jemput bola, juga ada masyarakat yang datang ke puksesmas.
Masyarakat Kabupaten Gunung Mas diimbau untuk proaktif memvaksinkan hewan peliharaannya agar bebas dari rabies