Plt Kakanwil Kemenkumham Kalteng Bangga Rutan Palangka Raya Bantu Panti Asuhan Yayasan El-Ministry
Warga binaan yang tergabung dalam pasukan merah putih merehab panti tersebut sejak awal Oktober 2018.
Tag
Warga binaan yang tergabung dalam pasukan merah putih merehab panti tersebut sejak awal Oktober 2018.
Ratusan warga binaan permasyarakatan mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1440 Hijriah di Rumah Tahanan Kelas IIB Kuala Kapuas pada Sabtu (1/12/2018).
Untuk mengisi waktu para warga binaan sembari menunggu masa bebasnya dengan mengembangkan keahlian yang dimiliki
Warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Palangka Raya memiliki sejumlah kerajinan tangan yang mampu bersaing di kancah nasional.
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Palangka Raya menggalakan kegiatan bersih lingkungan dan lelarian sana sini (LSS).
Pihak Rutan tidak langsung mengamini karena keterbatasan bahan yang memang sulit dicari.
Kategori harga termurah yakni seperti gantungan kunci. Sedangkan termahal berupa bingkai yang di dalamnya terdapat lukisan batang garing.
Hasil kerajinan para warga binaan ini ditampilkan diacara launching sahabat UMKM Kota Palangka Raya
Hasil kerajinan warga binaan pemasyarakatan Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Palangka Raya menarik perhatian pengunjung.
Kegiatan ini diikuti oleh pegawai dan warga binaan Rutan Kelas IIA Palangka Raya
Kepala Lapas Kelas III Sukamara Asmuri mengatakan, 9 warga binaan yang dikirim dari Lapas Pangkalan Bun untuk menjalani masa tahanan di Sukamara diperkirakan akan bebas pada Mei 2019, mengingat mereka sudah menjalani setengah masa hukuman.
Sebanyak 9 napi asal Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pangkalan Bun dipindah tempatkan ke Lapas Kelas III Sukamara. Penempatan narapidana tersebut merupakan yang pertama kalinya setelah beroperasi sejak awal 2018.
Warga Binaan Pemasyarakatan langsung berbaur ke tengah masyarakat dalam rangka Hari Dharma Karyadhika 2018.
Warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Palangka Raya yang tergabung dalam pasukan merah putih kembali mengabdikan diri ke tengah masyarakat.
Sekitar 15 orang narapidana, sambil bercucuran air mata membasuh kaki orang tuanya dengan air yang berada di sebuah baskom.
Rerekaman ini juga dalam rangka mengakomodasi hak-hak napi dalam pemilihan umum 2019 mendatang.
BORNEONEWS, Palangka Raya - Lukisan hasil karya mantan narapidana Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun, Slamet Wisnu Wijaya alias Wisnu dibandrol dengan harga bervariasi. Mulai terendah seharga Rp400 ribu…
Slamet mengucapkan banyak terima kasih kepada Kemenkumham Kalteng yang telah membinanya mengembangkan bakatnya
Warga binaan yang awalnya melakukan perbuatan melanggar hukum, telah dibina dengan baik oleh Rutan sehingga dapat berbaur dengan masyarakat, membantu membangun fasilitas umum.
Doa bersama untuk Indonesia ini dilakukan serentak seluruh Indonesia oleh warga binaan Rutan dan Lapas