Dua Napi Teroris di Lapas Pangkalan Bun Sering Tolak Ikut Salat Berjamaah
Kedua napi terorisme tersebut selalu menolak ketika diajak salat berjamaah dengan warga binaan lainnya
Tag
Kedua napi terorisme tersebut selalu menolak ketika diajak salat berjamaah dengan warga binaan lainnya
Para warga binaan ini akan dilatih ketrampilan, sehingga setelah ke luar dari penjara mereka sudah siap berbaur dengan masyarakat
Ada sekitar 10 sampai 15 narapidana yang dilibatkan. Tugas mereka nanti membangun fasilitas umum yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kegiatan bakti narapidana kepada negeri digelar dalam rangka menyambut Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh setiap tanggal 20 Mei.
Dari 56 warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Klas IIB Sampit yang mendapatkan program cuti bersyarat (CB) dan pembebasan bersyarat (PB) tidak semua langsung menghirup udara bebas saat pemberian serentak dilakukan Jumat (11/5/2018).
Setidaknya ada 56 warga binaan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas IIB Sampit mendapatkan pembebasan bersyarat (PB) dan cuti bersyarat (CB) dan satu orang langsung bebas.
Berkat pembinaan itu, keterampilan yang dimiliki WBP dapat berkembang. Mulai dari kerajinan getah nyatu, lukisan dan lain-lain. Apalagi, hasil kerajinan mereka telah tampil di ajang nasional beberapa waktu lalu.
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menyerahkan bantuan Rp25 juta untuk pembinaan warga binaan pemasyarakatan (WBP) baik di Rumah Tahanan Negara (Rutan) maupun Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang ada di Kalteng.
Dalam rangka Hari Bakti Kemasyarakatan, puluhan pegawai Rutan Kelas II A Palangka Raya membersihkan lingkungan di kawasan bawah Jembatan Kahayan dan tempat wisata Pasuk Kameluh, Palangka Raya, Jumat (20/4/2018)/
Para napi ini diajak membersihkan sampah di bawah Jembatan Kahayan dan Taman Pasuk Kameluh
Harga kerajinan getah nyatu hasil karya warga binaan Kelas II A Palangka Raya bervariasi, mulai dari yang terkecil Rp5.000 sampai dengan termahal Rp1,2 juta.
Wujud dari keberhasilan pembinaan adalah mengikutsertakan WBP dalam momentum yang bisa kengaktualisasikan diri berkreativitas tanpa batas meskipun di tempat terbatas.
Kerajinan getah nyatu bisa menjadi ajang promosi, sekaligus memperkenalkan budaya Kalimantan Tengah ke tingkat nasional.
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Sampit memberikan bekal keterampilan hingga kerajinan untuk para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Warga binaan yang dikeluarkan, 12 di antaranya merupakan warga binaan rumah tahanan negara (Rutan). Sedangkan satunya dari Lapas (Kelas II B) Pangkalan Bun (Kabupaten Kobar).
Semua warga binaan dibina dari nol hingga mahir menghasilkan sebuah kerajinan.
Laga futsan diikuti 109 warga binaan pemasyarakatan yang terbagi dalam 10 tim. Nama-nama tim itu diambil dari bahasa Dayak.
Kepala LPKA Kelas II Palangka Raya Mubasirudin bersama Kasi Pengawasan dan Penegakkan Disiplin, Abuma'ali membeberkan ke awak media terkait narapidana kasus pembunuhan berusia 17 yang mengamuk pada Selasa (13/2/2018).
Pelatihan di Lapas Perempuan Palangka Raya, terkendala dengan fasilitas penunjang yang belum lengkap.
Mereka adalah Tim Satgas Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Provinsi Kalteng yang sedang merazia semua blok warga binaan.