BORNEONEWS, Palangka Raya - Pembukaan Capital Market Summit & Expo atau CMSE 2024 di Jakarta turut memberikan dampak positif bagi pasar modal di Kalimantan Tengah.
Sebelumnya, Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, mengumumkan perkembangan positif dalam jumlah investor di sektor pasar modal. Hingga Juli 2024, jumlah investor saham meningkat signifikan sebanyak 13.761 investor atau sebesar 15,21 persen year-on-year (yoy).
"Jumlah Single Investor Identification atau SID yang tercatat pada bulan Juli 2024 mencapai 104.254, naik dari 90.493 pada bulan yang sama tahun sebelumnya," ujar Danu kepada Borneonews.
Menurutnya, peningkatan ini mencerminkan minat yang semakin besar dari masyarakat Kalimantan Tengah terhadap investasi di pasar modal.
Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia atau BEI Kalteng, Stephanus Cahyanto Adiraja, menyatakan bahwa kondisi pasar modal di Kalteng menunjukkan tren yang sangat baik dengan peningkatan jumlah investor yang signifikan. Cahyanto juga menyoroti pentingnya literasi keuangan dalam mendorong partisipasi masyarakat di pasar modal.
"Kami terus mengadakan seminar dan workshop untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang investasi saham," jelasnya.
Ia berharap generasi muda dapat lebih bijak dalam mengelola keuangan dan terhindar dari investasi ilegal. Selain itu, Cahyanto mengungkapkan bahwa sektor pasar modal di Kalteng didominasi oleh investor muda, dengan 43,20 persen investor berusia 18-25 tahun.
"Generasi muda sangat berperan dalam pertumbuhan pasar modal di Kalteng. Mereka lebih terbuka terhadap teknologi dan informasi, sehingga lebih mudah untuk berinvestasi secara online," tambahnya.
Keberhasilan ini juga didukung oleh perkembangan infrastruktur digital yang semakin memudahkan akses masyarakat ke pasar modal.
"Pandemi Covid-19 telah mempercepat adopsi teknologi digital di berbagai sektor, termasuk pasar modal. Hal ini memudahkan masyarakat untuk berinvestasi dari mana saja dan kapan saja," kata Cahyanto.
Dengan adanya CMSE 2024, Cahyanto optimis bahwa pasar modal di Kalteng akan terus berkembang.
"Kami berharap acara ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di seluruh Indonesia, termasuk di Kalteng. Kami akan terus berupaya memberikan edukasi dan layanan terbaik bagi masyarakat," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/H)









