BORNEONEWS, Nanga Bulik – Semangat gotong royong terpancar di Desa Batu Kotam, Kabupaten Lamandau. Satgas TMMD Reguler ke-125 Kodim 1017/Lamandau, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, dan warga bahu-membahu dalam program ketahanan pangan, Minggu (10/08/2025).
Inisiatif ini difokuskan pada pemanfaatan lahan kosong menjadi lahan produktif dengan tanaman jagung. Tujuannya adalah mewujudkan sumber pangan mandiri dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat desa.
Dengan dukungan peralatan pertanian yang memadai, tim gabungan bekerja sama dalam setiap tahapan, mulai dari penyiapan lahan, penanaman bibit unggul jagung, hingga perawatan tanaman secara intensif.
Program ini dirancang untuk memperkuat kemandirian ekonomi warga. Dengan tersedianya jagung sebagai sumber pangan lokal, ketergantungan pada pasar dapat diminimalkan.
Bripka Dedi Irawan menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang ketersediaan pangan, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat.
"Tujuannya agar masyarakat dapat mandiri memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari dari hasil kebun sendiri," ujarnya.
Kapten Inf Eko Yunianto menambahkan bahwa program ini adalah wujud nyata pengabdian TNI di luar pembangunan fisik. "Diharapkan hasil kerja sama ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan warga," imbuhnya.
Dengan sinergi yang solid dan dukungan penuh dari warga, Desa Batu Kotam optimis mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan melalui tanaman jagung, menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera, sehat, dan mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya. (NATALIA/H)









