NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau menggelar rapat gabungan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk membahas evaluasi terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2025-2029. Rapat tersebut dilaksanakan di ruang rapat DPRD Kabupaten Lamandau pada hari Jumat, 19 September 2025.

Sekretaris Daerah (Sekda) M. Irwansyah dalam laporannya menegaskan komitmen Pemkab Lamandau untuk mengembangkan ekonomi syariah sebagai salah satu pilar utama.

"Kami serius dalam mendukung ekonomi syariah. Salah satu langkahnya adalah mendorong produk-produk lokal untuk mendapatkan sertifikasi halal," tegasnya.

Selain fokus pada ekonomi syariah, Pemkab Lamandau juga memberikan perhatian serius pada pemenuhan infrastruktur dasar. Upaya mitigasi bencana dan penataan ruang yang terencana juga menjadi bagian tak terpisahkan dari pembangunan berkelanjutan.

"Air bersih, sanitasi yang layak, dan jaringan listrik yang menjangkau seluruh desa adalah fondasi penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat," jelas Sekda.

Pemkab Lamandau juga terus berupaya meningkatkan investasi dan pendapatan daerah melalui kolaborasi dengan sektor swasta.

"Kami percaya bahwa sinergi antara pemerintah dan swasta akan menjadi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," imbuh Sekda.

Dengan evaluasi RPJMD ini, Pemkab Lamandau berharap dapat mewujudkan pembangunan yang selaras dengan kebijakan nasional dan provinsi, demi kemajuan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Lamandau. (NATALIA KRISTIN/j)