BORNEONEWS, Palangka Raya – Launching sekaligus pemotongan pita ekspor perdana produk unggulan pelaku Usaha Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Palangka Raya Tahun 2025 telah berlangsung di Klinik Ekspor, Toko Lifestyle Nusantara Jalan G. Obos VII / Jalan Yos Sudarso VI Palangka Raya. Usaha lokal di daerah tersebut sukses mengekspor produk berbahan lokal seperti tas dan kerajinan tangan lainnya.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya Samsul Rizal menilai, acara tersebut menandai tonggak penting bagi perkembangan usaha lokal.
Samsul Rizal menyampaikan, ada sebanyak 17 pelaku UMKM dari Kota Palangka Raya turut serta dalam ekspor perdana ini. Partisipasi jumlah tersebut menjadi bukti besarnya antusiasme dan potensi yang dimiliki oleh para pengusaha lokal untuk memasuki pasar internasional.
"Total barang yang diekspor mencapai lebih dari 300 unit produk unggulan dari berbagai sektor usaha. Produk-produk tersebut merupakan hasil kerja keras dan inovasi dari para pelaku UMKM, yang telah melalui proses peningkatan kualitas, pengemasan, serta sertifikasi sesuai dengan standar internasional," katanya, Selasa, 23 Desember 2025.
Lanjutnya, salah satu negara tujuan ekspor perdana ini adalah Selandia Baru. Penetrasi pasar di negara tersebut menjadi langkah awal yang strategis, mengingat potensi pasar yang terbuka luas dan minat konsumen global terhadap produk lokal dengan nilai budaya dan kualitas unggul.
"Kegiatan ini diadakan di Klinik Ekspor yang menjadi pusat pendampingan dan fasilitasi bagi pelaku usaha yang ingin memasuki pasar ekspor. Toko Lifestyle Nusantara sebagai lokasi acara juga berfungsi sebagai wadah untuk mempromosikan produk unggulan lokal kepada masyarakat maupun calon pembeli dari dalam dan luar negeri," tambahnya.
Menurut Samsul Rizal, proses persiapan ekspor ini tidaklah mudah, melibatkan berbagai tahapan mulai dari pendampingan teknis, penguatan kapasitas pelaku usaha, hingga pengurusan administrasi dan dokumen ekspor yang diperlukan. Semua langkah tersebut dilakukan untuk memastikan produk lokal dapat bersaing dan diterima dengan baik di pasar global.
DPKUKMP Kota Palangka Raya berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan IKM dan UMKM dalam bidang ekspor. Langkah selanjutnya akan meliputi perluasan jaringan pasar, pendampingan berkelanjutan terkait standar mutu internasional, serta fasilitasi akses terhadap permodalan dan teknologi untuk meningkatkan daya saing produk lokal.
"Harapan kami agar momentum ekspor perdana ini dapat menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya di Kota Palangka Raya. Dengan dukungan yang terpadu dan sinergi antar pihak, diharapkan jumlah pelaku usaha lokal yang mampu menembus pasar internasional akan terus bertambah dan memberikan kontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah," pungkasnya. (MARINI)









