KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Rumah BUMN Seruyan terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong produk unggulan daerah agar mampu bersaing di pasar nasional.

Salah satu upaya nyata dilakukan melalui pengenalan Gula Nipah Gawi Bapakat di Yogyakarta pada akhir Desember 2025 lalu, sebagai representasi kearifan lokal dan semangat gotong royong masyarakat Kabupaten Seruyan.

Asisten Supervisor Rumah BUMN Seruyan, M. Andi Hidayat, mengatakan kehadirannya di Yogyakarta tidak sekadar membawa produk, tetapi juga mengusung cerita perjuangan pelaku UMKM Seruyan yang konsisten mengembangkan usaha berbasis potensi lokal.

“Gula Nipah ini merupakan hasil dari proses pendampingan yang panjang, mulai dari pengolahan bahan baku, peningkatan kualitas produk, hingga pengemasan agar siap bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Andi Hidayat, Selasa, 13 Januari 2026.

Ia menjelaskan, Rumah BUMN Seruyan berperan sebagai jembatan antara potensi lokal dan peluang pasar nasional. Pendampingan terhadap pelaku UMKM dilakukan secara berkelanjutan agar mereka mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat merek, dan tampil lebih profesional.

“Kami ingin pelaku UMKM Seruyan memiliki rasa percaya diri bahwa produk daerah memiliki kualitas dan nilai jual yang tidak kalah dengan produk dari daerah lain di Indonesia,” katanya.

Menurut Andi, langkah memperkenalkan Gula Nipah Gawi Bapakat ke Yogyakarta menjadi bukti bahwa produk lokal Seruyan memiliki daya saing, identitas, dan martabat untuk berdiri sejajar di panggung nasional.

“Berangkat dari Seruyan, kami optimistis produk lokal mampu diterima, diapresiasi, dan dibanggakan di tingkat nasional,” pungkasnya. (FAHRUL/j)