BORNEONEWS, Nanga Bulik - Menanggapi isu yang ramai diperbincangkan di media sosial, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lamandau, Riko Porwanto, bersama sejumlah anggota dewan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Gusti Abdul Ghani pada Senin, 30 Maret 2026. Langkah ini diambil setelah beredarnya kabar yang menimbulkan keresahan masyarakat, terkait dugaan adanya fasilitas karaoke serta aktivitas pesta minuman keras di lingkungan rumah sakit tersebut.
Untuk memastikan kebenaran informasi, rombongan DPRD langsung melakukan pengecekan ke berbagai area rumah sakit. Mereka menelusuri sejumlah ruangan guna membuktikan apakah isu yang beredar tersebut benar adanya.
Usai melakukan peninjauan, Riko Porwanto menyampaikan bahwa pihaknya tidak menemukan indikasi keberadaan ruang karaoke seperti yang ramai diperbincangkan.
“Kami sudah memeriksa sejumlah ruangan di RSUD Gusti Abdul Ghani, dan tidak ada ditemukan fasilitas yang menyerupai ruang karaoke,” ujarnya.
Ia juga menyoroti gambar-gambar yang beredar luas di media sosial. Menurutnya, foto tersebut diduga kuat merupakan hasil manipulasi digital atau rekayasa menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI), sehingga kebenarannya tidak dapat dipastikan.
Di akhir kegiatan, DPRD Lamandau mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang belum jelas sumber dan validitasnya.
Masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh konten yang berpotensi hoaks, karena dapat merugikan pihak tertentu, khususnya instansi pelayanan publik.
“Di era sekarang, apalagi tahun 2026, konten hasil manipulasi AI semakin sulit dikenali jika kita tidak cermat,” pungkasnya. (NATALIA KRISTIN/J)









