BORNEONEWS, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, menyatakan apresiasi dan dukungan penuh atas dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang merupakan mandat negara sekaligus agenda strategis nasional.
“Sensus Ekonomi 2026 adalah mandat negara sekaligus agenda strategis nasional untuk memperoleh potret nyata struktur ekonomi kita sekaligus menghasilkan peta ekonomi yang akurat dan mutakhir sebagai dasar perencanaan pembangunan,” kata Halikinnor, Senin, 1 Juni 2026.
Sensus Ekonomi 2026 yang akan dimulai pada 15 Juni hingga 30 Agustus tersebut bertujuan memperoleh gambaran nyata dan peta struktur ekonomi terkini sebagai fondasi perencanaan pembangunan yang tepat sasaran di Kotim dan Indonesia secara keseluruhan.
Halikinnor menilai di tengah kemajuan transformasi digital dan perkembangan dunia usaha yang dinamis, Kabupaten Kotawaringin Timur mempunyai potensi besar di berbagai sektor, mulai dari perkebunan, perdagangan, jasa, hingga UMKM yang terus tumbuh pesat. Namun, potensi tersebut tak akan optimal tanpa didukung data yang akurat dan terpercaya.
“Potensi kita yang luas dan terus berkembang ini tidak akan dapat dikelola secara optimal tanpa dukungan data yang akurat dan terpercaya. Oleh karena itu, sensus ini menjadi fondasi penting bagi pembangunan Bumi Habaring Burung,” terangnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada dukungan dan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, media, hingga masyarakat luas.
“Sinergi yang kuat menjadi kunci untuk menghasilkan data berkualitas yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Ia juga memberikan pesan khusus kepada petugas sensus agar menjalankan tugas dengan integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab penuh.
“Kepada seluruh petugas sensus, lakukan amanah ini dengan penuh integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab. Mari bersama mencatat setiap denyut ekonomi masyarakat demi terwujudnya data yang berkualitas sebagaimana moto yaitu sensus ekonomi mencatat ekonomi Indonesia, data akurat, ekonomi kuat, Indonesia emas," ucapnya.
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menyediakan data sebagai sumber informasi kredibel yang menjadi dasar pengambilan kebijakan pembangunan daerah yang lebih efektif dan berdaya saing, sehingga dapat mewujudkan kemajuan ekonomi Kabupaten Kotawaringin Timur serta kontribusi strategis bagi Indonesia. (DEVIANA/H)









