BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengapresiasi berbagai inovasi dan capaian Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit Hotman Siagian selama bertugas di Kabupaten Kotim.
"Hari ini kita melepas secara resmi Pak Hotman Siagian. Beliau ini Kepala KSOP Kelas III Sampit, yang bertugas kurang lebih satu setengah tahun di Sampit dan beliau dipercayakan kembali oleh pimpinan dari pusat untuk menjadi kepala KSOP Kelas III di Sunda Kelapa, Jakarta," kata Halikinnor saat kegiatan coffee morning dan pelepasan Kepala KSOP Kelas III Sampit, Selasa, 20 Oktober 2026.
Halikinnor mengatakan, selama memimpin KSOP Sampit, Hotman telah memberikan kontribusi terhadap kemajuan kepelabuhanan melalui berbagai inovasi dan prestasi. Ia menilai, capaian tersebut didukung kekompakan serta sinergi antara KSOP, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, kerja sama lintas instansi sangat penting, terutama saat menghadapi kegiatan angkutan laut dengan jumlah penumpang yang besar, seperti arus mudik dan balik Lebaran serta angkutan Natal dan Tahun Baru.
Ia menyebut pengelolaan ribuan penumpang di pelabuhan bukan perkara mudah. Namun, koordinasi dan kebersamaan berbagai pihak membuat pelayanan dapat berjalan dengan baik.
"Atas nama pemerintah daerah, juga atas nama masyarakat, yang pertama mengucapkan selamat dulu kepada Pak Hotman Siagian, dengan diiringi doa semoga beliau sehat selalu bersama keluarga dan sukses, lebih sukses lagi di tempat tugas yang baru," ujarnya.
Halikinnor menegaskan, perpindahan tugas tidak seharusnya memutus hubungan silaturahmi yang telah terjalin. Ia berharap Hotman tetap mengingat Kotim dan hubungan baik yang telah dibangun selama bertugas di Sampit.
Sementara itu, Hotman Siagian menyampaikan, dirinya mulai bertugas sebagai Kepala KSOP Kelas III Sampit pada 9 Mei 2025. Sebelumnya, ia menjabat Kepala KSOP Kelas II Gresik, Jawa Timur. Sejak 14 Oktober 2026, Hotman mendapat amanah baru dari Menteri Perhubungan untuk memimpin KSOP Kelas III Sunda Kelapa, Jakarta Utara.
Ia mengaku mendapat dukungan besar dari pemerintah daerah, masyarakat, insan pers, serta berbagai instansi dan pelaku usaha maritim selama menjalankan tugas di Kotim.
"Kesan dan pesan kami selama bertugas di Kabupaten Kotawaringin Timur, yang pertama adalah kesannya sangat luar biasa. Masyarakat, pemerintah setempat sangat mendukung, bersama juga para media insan pers yang sangat baik mendukung kinerja kami dalam mempromosikan setiap kegiatan, dalam menyampaikan semuanya informasi," katanya.
Hotman menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu KSOP Sampit menjalankan program dan memenuhi target dari Kementerian Perhubungan.
Salah satu capaian yang disampaikannya adalah realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada 2025 yang mencapai sekitar 135 persen dari target. Sementara itu, realisasi anggaran dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) mencapai 99,86 persen.
Menurut Hotman, pencapaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, instansi terkait, asosiasi kepelabuhanan, TNI-Polri, dan insan pers.
Untuk sementara, kepemimpinan KSOP Kelas III Sampit dilanjutkan oleh Kapten Indra Novel Sinaga sebagai pelaksana tugas (Plt).
Hotman berharap dukungan dan sinergi yang telah terbangun selama ini tetap berlanjut agar pelayanan pelabuhan di Sampit berjalan optimal.
Ia juga menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap standar operasional prosedur dalam penerbitan surat persetujuan berlayar. Setiap kapal harus memenuhi persyaratan dokumen, serta memperhatikan informasi cuaca terkini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), demi mewujudkan transportasi laut yang aman, nyaman, selamat, dan berdaya saing.
"Kita akan tetap konsisten seperti arahan Pak Menteri, dalam pemberian surat persetujuan berlayar adalah yang utama adalah harus semuanya sesuai dengan aturan SOP serta didukung dokumen semuanya wajib lengkap," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/y)









