BORNEONEWS, Tamiang Layang – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Barito Timur, Kariato, kembali menegaskan pentingnya percepatan perluasan jaringan listrik ke sejumlah dusun dan rukun tetangga (RT) yang hingga saat ini belum terlayani listrik dari PT PLN (Persero). Meski seluruh desa di Barito Timur telah menikmati elektrifikasi, masih terdapat beberapa wilayah yang belum tersentuh jaringan listrik secara merata.
Saat diwawancarai pada Jumat, 19 Juni 2026, Kariato mengatakan pihaknya baru saja melakukan kunjungan kerja ke Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Tengah bersama anggota Komisi III DPRD Barito Timur, JM Idat. Dalam pertemuan tersebut, turut hadir perwakilan UP3K dan UP2K PT PLN (Persero) Kuala Kapuas untuk membahas berbagai persoalan dan program kelistrikan di Kabupaten Barito Timur.
"Kami sangat mengapresiasi pemerintah dan PLN karena saat ini seluruh desa di Kabupaten Barito Timur sudah menikmati aliran listrik. Ini merupakan capaian yang sangat baik dan patut disyukuri. Namun demikian, masih ada sejumlah dusun dan RT yang belum mendapatkan layanan listrik PLN sehingga perlu menjadi perhatian bersama," kata Kariato.
Ia menjelaskan, persoalan tersebut kerap disampaikan masyarakat saat kegiatan reses maupun kunjungan lapangan yang dilakukan anggota DPRD. Warga berharap jaringan listrik dapat diperluas hingga menjangkau kawasan permukiman yang selama ini masih berada di luar cakupan layanan PLN.
Menurut Kariato, beberapa wilayah yang menjadi prioritas usulan perluasan jaringan listrik meliputi Dusun Siong di Desa Gandrung, Dusun Tange Landa di Desa Kalamus, RT 06 Desa Sumber Garunggung serta RT 01 dan RT 03 Desa Rodok. Ia menilai wilayah-wilayah tersebut sudah selayaknya memperoleh akses listrik yang sama seperti masyarakat di daerah lainnya.
"Listrik bukan hanya untuk penerangan. Kehadiran listrik sangat penting untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, menunjang pendidikan anak-anak, meningkatkan pelayanan kesehatan serta mendorong kesejahteraan warga secara keseluruhan. Karena itu kami meminta Dinas ESDM dan PLN dapat memberikan perhatian khusus terhadap wilayah yang belum terjangkau jaringan listrik," tegasnya.
Kariato juga mengungkapkan adanya kabar menggembirakan dari PLN terkait usulan perluasan jaringan listrik di Desa Hayaping. Menurut informasi yang diperoleh dalam pertemuan tersebut, usulan yang telah diajukan sejak tahun 2024 dipastikan akan direalisasikan pada akhir tahun 2026.
"Kami tentu menyambut baik rencana tersebut. Harapan kami, realisasi jaringan listrik di RT 05 Desa Hayaping nantinya dapat menjadi pemicu percepatan pembangunan jaringan listrik di wilayah lain yang masih belum terlayani," ujarnya.
Lebih lanjut, Kariato menegaskan Komisi III DPRD Barito Timur akan terus mengawal aspirasi masyarakat terkait kebutuhan listrik hingga benar-benar terealisasi. Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah dan PLN dapat semakin diperkuat agar pemerataan akses listrik sampai ke pelosok dusun segera terwujud.
"Tujuan akhirnya adalah agar seluruh masyarakat Barito Timur, tanpa terkecuali, dapat menikmati layanan listrik yang andal, berkelanjutan dan berkualitas. Kami akan terus memperjuangkan hal itu," pungkasnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/H)









