BORNEONEWS, Palangka Raya - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah telah menyerahkan Surat Pencatatan Ciptaan Bidang Ilmu Pengetahuan, Seni dan Sastra serta Sertifikat Indikasi Geografis Nanas Parigi Barito Selatan.
"Pencatatan hak cipta maupun perlindungan Indikasi Geografis tidak hanya memberikan kepastian hukum kepada pencipta dan masyarakat, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam menjaga identitas serta potensi unggulan daerah," kata Kepala Kanwil Kemenkum Kalteng Hajrianor, Kamis 25 Juni 2026.
Hajrianor menyampaikan perlindungan kekayaan intelektual merupakan instrumen penting dalam mendorong inovasi, kreativitas, dan peningkatan daya saing daerah.
Pemberian perlindungan kekayaan intelektual merupakan bentuk penghargaan atas hasil karya, inovasi, dan potensi daerah yang dimiliki masyarakat.
"Melalui sertifikat yang diserahkan hari ini, kami berharap dapat mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk terus melindungi dan memanfaatkan kekayaan intelektual sebagai aset pembangunan daerah,” ujar Hajrianor.
Lebih lanjut, Hajrianor mengapresiasi komitmen Pemkab Barito Selatan dalam mendukung pengembangan dan perlindungan kekayaan intelektual.
Dia menilai keberhasilan memperoleh Sertifikat Indikasi Geografis Nanas Parigi Barito Selatan menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat serta berbagai pemangku kepentingan dalam menjaga kualitas dan reputasi produk unggulan daerah.
Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah atas dukungan serta pendampingan yang diberikan dalam proses perlindungan kekayaan intelektual di Kabupaten Barito Selatan.
Sertifikat tersebut memiliki arti penting bagi daerah karena menjadi bukti pengakuan negara terhadap kekayaan, kreativitas dan produk unggulan masyarakat Barito Selatan.
Ia pun berharap perlindungan kekayaan intelektual dapat terus diperluas sehingga semakin banyak potensi daerah yang tercatat, terlindungi, dan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
"Sertifikat yang diterima hari ini bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi motivasi bagi kita semua untuk menjaga, mengembangkan, dan memanfaatkan kekayaan intelektual demi kesejahteraan masyarakat,” kata Eddy Raya Samsuri.
ANTARA









