BORNEONEWS, Pulang Pisau – Irama musik panting berpadu dengan lantunan hadrah dan jenaka madihin sukses menghidupkan suasana panggung Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau. Penampilan yang dibawakan Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Kabupaten Pulang Pisau itu menjadi bukti bahwa keberagaman budaya menjadi salah satu kekuatan dalam perayaan HUT Pulang Pisau tahun ini.
Kehadiran kesenian khas Banjar menjadi sajian yang menghibur masyarakat sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Banjar kepada ribuan pengunjung di kawasan Stadion HM Sanusi, Kota Pulang Pisau, Rabu malam, 8 Juli 2026.
Berbagai kesenian tradisional ditampilkan, mulai dari hadrah, madihin, seni musik panting, hingga pertunjukan yang sarat nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Banjar. Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Ketua KBB Kabupaten Pulang Pisau, H Ahmad Fadli Rahman, mengatakan keikutsertaan KBB dalam peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau merupakan bentuk dukungan terhadap pemerintah daerah dalam melestarikan sekaligus memperkenalkan keberagaman budaya yang tumbuh di Bumi Handep Hapakat.
"Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus melestarikan seni dan budaya Banjar agar tetap dikenal oleh generasi muda, khususnya generasi muda Bumi Handep Hapakat," ujar Fadli.
Menurutnya, pagelaran seni budaya tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi media untuk memperkuat persatuan di tengah masyarakat yang terdiri dari beragam suku, budaya, dan latar belakang.
"KBB Kabupaten Pulang Pisau siap menjaga persatuan dan kesatuan antarsesama serta mendukung program-program pemerintah menuju Pulang Pisau Jaya," tegasnya.
Peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau tahun 2026 sendiri diisi dengan berbagai agenda, mulai dari pameran pembangunan, pertunjukan seni budaya, perlombaan, hingga hiburan rakyat yang akan berlangsung sampai malam penutupan pada 12 Juli 2026. (RETHA/j)









