BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Bupati Seruyan menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara sejumlah Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan dengan Yayasan Lembaga Penelitian Kaleka Indonesia di Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026.
Penandatanganan kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari Kesepakatan Bersama tentang Kolaborasi Pembangunan Daerah melalui Pendekatan Yurisdiksi Berkelanjutan yang telah disepakati pada 8 April 2026.
Kolaborasi tersebut menjadi komitmen bersama dalam mendukung implementasi Program Sertifikasi Yurisdiksi dan Gawi Bapakat.
Kerja sama difokuskan pada penguatan kelembagaan, penyempurnaan tata kelola komoditas berkelanjutan, penguatan sistem pemantauan dan pelaporan, pengembangan komoditas unggulan desa, serta peningkatan kolaborasi lintas pemangku kepentingan.
Dalam sambutannya, Bupati Seruyan mengapresiasi terjalinnya sinergi dengan Yayasan Lembaga Penelitian Kaleka Indonesia. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat pembangunan daerah melalui penelitian dan kajian ilmiah yang menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis data.
Bupati optimistis kerja sama tersebut akan meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan.
Ia juga berharap setiap perangkat daerah mampu memetakan kondisi sektornya, menetapkan prioritas, serta membentuk tim internal untuk menyusun dan melaksanakan penelitian guna mewujudkan tata kelola sumber daya alam yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Seruyan.
"Saya berharap masing-masing perangkat daerah memetakan kondisi sektornya, menentukan prioritas, serta membentuk tim internal untuk menyusun dan melaksanakan penelitian,” tandas Bupati Seruyan. (FAHRUL/H)









