KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang  – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda meninjau langsung stand Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Seruyan di Pameran dan Pasar Rakyat MTQH  XIX  dan FSQ Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026 di Kuala Pembuang, Kamis, 6 Agustus 2026.

Bupati menyambut baik pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar DKPP Seruyan selama rangkaian MTQH dan FSQ berlangsung.

Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

"Karena barang yang tersedia dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah telah disubsidi oleh pemerintah daerah, maka harganya lebih murah dibandingkan harga di pasaran. Program ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan," ujar Bupati.

Ahmad Selanorwanda menegaskan, Pemerintah Kabupaten Seruyan akan terus menghadirkan program-program yang berpihak kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pokok di tengah dinamika ekonomi.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Seruyan, Sri Susanti, mengatakan Gerakan Pangan Murah dilaksanakan bekerja sama dengan Perum Bulog sebagai upaya menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan di Kabupaten Seruyan.

Menurutnya, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga subsidi selama kegiatan berlangsung mulai 6 hingga 20 Agustus 2026 di lokasi Pameran dan Pasar Rakyat MTQH XIX.

Adapun komoditas yang disediakan antara lain paket Beras SPHP 5 kilogram dan Minyakita 2 liter seharga Rp90 ribu, beras premium Rp77 ribu per 5 kilogram, minyak goreng Sunco 2 liter Rp40 ribu, bawang merah Rp30 ribu per kilogram, bawang putih Rp30 ribu per kilogram, telur Rp50 ribu per sap, gula pasir Rp15 ribu per kilogram, cabai Rp15 ribu per 0,25 kilogram, serta beras Punokawan 5 kilogram seharga Rp80 ribu.

"Kami berharap program ini dapat membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. Gerakan Pangan Murah merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Kabupaten Seruyan,” tandasnya. (FAHRUL/y)