KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Keluhan masyarakat kembali diterima relawan terkait kondisi kawasan Jalan Tjilik Riwut, Gang Damai, Kuala Kapuas, yang kerap disebut sebagai jalur tembusan Antang-Sei Baras. Dalam satu bulan terakhir, relawan disebut cukup sering menerima laporan mengenai dugaan aktivitas sejumlah muda-mudi di kawasan tersebut.

Informasi yang diterima relawan menyebutkan, beberapa muda-mudi diduga kerap berkumpul di sejumlah titik yang relatif sepi dan minim penerangan. Warga yang melapor menduga terdapat perilaku yang dinilai tidak pantas ketika mereka berada di lokasi tersebut.

Kondisi jalan yang minim penerangan dan relatif jarang terdapat permukiman membuat sejumlah titik di kawasan itu menjadi cukup sepi, terutama pada malam hari. Situasi tersebut dinilai turut memunculkan kekhawatiran masyarakat yang melintas maupun warga di sekitar kawasan.

Koordinator Jejaring Relawan, Yuda, mengatakan laporan yang masuk kemudian beberapa kali ditindaklanjuti dengan penelusuran oleh relawan. Namun, saat relawan mendatangi lokasi berdasarkan informasi warga, aktivitas yang dimaksud tidak ditemukan.

Sejumlah relawan bahkan disebut kembali menelusuri kawasan tersebut untuk memastikan laporan masyarakat.

"Mungkin informasi sudah bocor duluan di grup, jadi ada yang memberitahu," ungkap Yuda, Selasa, 25 Agustus 2026.

Relawan berharap laporan tersebut dapat menjadi perhatian pihak terkait, terutama untuk meningkatkan pengawasan di kawasan yang minim penerangan dan relatif sepi. Pengawasan diperlukan agar jalur tembusan Antang-Sei Baras tetap aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintas, sekaligus mencegah ruang publik dimanfaatkan untuk aktivitas yang meresahkan warga. (SABRIANOOR/H)