PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang mengalami keterbatasan akses air akibat kekeringan.

Distribusi dilakukan secara bertahap ke sejumlah wilayah dengan total suplai sementara mencapai 122.600 liter air bersih per data 4 September 2026.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan pemerintah hadir memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, khususnya di tengah kondisi kekeringan yang berdampak pada ketersediaan air bersih.

“Pada saat kemarau seperti saat ini, Pemprov Kalteng tidak hanya fokus pada penanganan kebakaran hutan dan lahan, tetapi juga menangani berbagai dampak lainnya, termasuk menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan, terutama warga di wilayah yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih,” tutur Gubernur.

Bantuan air bersih disalurkan ke sejumlah desa di Kabupaten Kotawaringin Barat, Seruyan, Pulang Pisau, Katingan, Barito Utara, Barito Timur, Kotawaringin Timur, Barito Selatan, Lamandau, dan Murung Raya.

Di antaranya Desa Bumi Harjo, Pangkalan Satu, Pandu Sanjaya, Kadipi, Sebuai, Halimaung Jaya, Sei Undang, Sebangau Jaya, Hampalit, Parangkapeng, Lebo, Jaya Karet, Parebok, Lempuyang, Kuin Permai, Pararapak, Arga Mulya, Purca Seberang, dan Tahujan Ontu.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan penyaluran bantuan air bersih akan terus dilakukan secara bertahap sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan. “Saya minta seluruh jajaran terus memantau kondisi di wilayah masing-masing. Jika ada masyarakat yang mengalami keterbatasan akses air bersih, segera dikoordinasikan agar bantuan dapat diberikan,” tegas Agustiar. (HERMAWAN DP/H)