BORNEONEWS, Palangka Raya - SMK Negeri 3 Palangka Raya menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sejak kualitas udara di Palangka Raya memburuk akibat kabut asap.
Kebijakan tersebut diterapkan sesuai arahan Dinas Pendidikan berpatokan pada edaran Gubernur Kalimantan Tengah melalui aplikasi Rumah Betang.
Kepala SMK Negeri 3 Palangka Raya, Rahmi, mengatakan pembelajaran dilaksanakan secara daring melalui sejumlah platform yang digunakan sesuai kebutuhan pembelajaran.
“Sejak kualitas udara di Palangkaraya memburuk akibat kabut asap, sekolah kami menerapkan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sesuai arahan dari Dinas Pendidikan berpatokan pada edaran Bpk Gubernur provinsi kalimantan tengah, melalui aplikasi Rumah Betang,” kata Rahmi Kurnia Handayani, Senin, 7 September 2026.
Menurutnya, pembelajaran daring dilaksanakan melalui Google Classroom, WhatsApp Group, serta Zoom atau Google Meet untuk mata pelajaran tertentu yang membutuhkan tatap muka virtual.
Guru tetap menyampaikan materi sesuai jadwal, memberikan tugas terstruktur, serta menyediakan bahan ajar berupa video, modul, atau ringkasan materi yang dapat diakses siswa kapan saja. (HERMAWAN DP/y)
SMK Negeri 3 Palangka Raya Masih Terapkan PJJ melalui Rumah Betang Selama Kabut Asap
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla Hebat Kepung SMAN 3 Kuala Kapuas, Relawan Kewalahan
Penerbangan di Bandara H Asan Sampit Dibatalkan hingga 25 Oktober akibat Kabut Asap
Kabut Asap Tebal dan Jarak Pandang Terbatas di Sampit Jadi Ancaman Masyarakat di Jalan Raya
Overstay hingga Aktivitas Tak Sesuai Izin, 45 WNA Diamankan
Jarak Pandang Kurang 3 Meter Picu Sejumlah Kecelakaan di Jalan Gubernur Syarkawi Banjar
Kabut Asap Parah Selimuti Trans Kalimantan Kapuas, Jarak Pandang Kurang 5 Meter
Komentar (0)
Memuat komentar…







