KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Kabut asap tebal menyelimuti sejumlah ruas Jalan Trans Kalimantan di wilayah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Kamis, 22 Oktober 2026. Kondisi tersebut membuat jarak pandang pengendara terbatas dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Berdasarkan laporan jejaring informasi relawan, jarak pandang di ruas jalan dari Jembatan Pulau Telo hingga Basarang, tepatnya sekitar Kilometer 14, dilaporkan hanya berkisar 5–10 meter, bahkan ada yang di bawah 5 meter.

"Di kawasan Basarang sangat tebal, hati-hati saja bagi pengendara yang alan melintas," ucap Sugi, warga setempat.

Peringatan serupa disampaikan warga yang melintas di kawasan Anjir, pada pukul 07.08 WIB. Kabut asap disebut cukup tebal hingga menyulitkan pengendara melihat kondisi jalan di depan.

Kondisi berkabut juga dilaporkan sejak pukul 06.15 WIB di wilayah Basarang. Pengendara diimbau berhati-hati karena permukaan jalan dan situasi di sekitar jalur sulit terlihat dengan jelas.

Kabut asap tidak hanya dilaporkan di kawasan Basarang. Di wilayah Kapuas Timur, kondisi serupa terpantau hingga ruas Jalan Trans Kalimantan yang mengarah ke perbatasan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Meluasnya kabut asap di jalur penghubung antardaerah tersebut menjadi perhatian bagi pengguna jalan, terutama pengendara yang melintas pada pagi hari. 

Kondisi ini juga terjadi di tengah aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang cukup intens dalam beberapa hari terakhir di sejumlah wilayah Kapuas. 

Pengendara yang melintasi jalur tersebut diimbau mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, menyalakan lampu kendaraan, serta menghindari mendahului jika pandangan ke depan tidak memadai. (SABRIANOOR/J)