BORNEONEWS, Palangka Raya - Pelajar Kalimantan Tengah kembali menorehkan prestasi di Olimpiade Sains Nasional (OSN) Jenjang SMA/MA/SMK Tingkat Nasional Tahun 2026.
Axel Giyofandhi, murid kelas XI SMAN 1 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), berhasil meraih medali perunggu bidang Biologi pada ajang yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Senin-Sabtu, 14-19 September 2026.
Axel menyebut pencapaian tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga bentuk kontribusinya untuk mengharumkan nama sekolah dan Bumi Kalimantan Tengah di kompetisi sains tingkat nasional.
“Saya merasa sangat bangga bisa mengharumkan nama baik sekolah saya, juga Bumi Kalimantan Tengah dalam kancah olimpiade tertinggi di Indonesia, yaitu Olimpiade Sains Nasional,” ungkap Axel dalam keterangannya seperti dikutip borneonews pada Selasa, 22 September 2026.
Menurut Axel, proses meraih medali perunggu tersebut tidak mudah karena selama dua hari pelaksanaan OSN 2026 dirinya menghadapi tantangan yang menguras fokus, daya pikir, dan mental kompetitif.
“Selama pelaksanaan OSN 2026 ini, saya merasakan jiwa kompetitif saya diuji dengan keras. Dalam waktu dua hari perlombaan, saya tidak diberikan waktu untuk berpikir dan beristirahat. Meskipun demikian, saya harus bisa maju tiap harinya melawan tantangan yang baru,” tuturnya.
Saat merasa lelah dan ingin menyerah, Axel mengaku kembali mengingat seluruh perjuangan yang telah dilaluinya, mulai dari waktu belajar, doa yang dititipkan keluarga hingga amanah membawa nama Kalimantan Tengah.
Axel menyampaikan pencapaiannya tidak terlepas dari dukungan kedua orang tua, para guru SMAN 1 Sampit serta jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah yang memberikan dukungan, doa dan dorongan sepanjang proses menuju OSN Nasional 2026.
Guru pendamping Axel, Endang, mengungkapkan rasa syukur dan haru ketika mendengar pengumuman pada acara penutupan OSN Nasional 2026 di UMM Malang. “Ada rasa syukur, haru, bahagia, dan rasa tak percaya, karena ini merupakan suatu pencapaian yang menurut saya sangat luar biasa. Mengingat di ajang lomba ini, murid kami memperoleh medali perunggu,” ujarnya.
Endang menegaskan keberhasilan tersebut merupakan hasil dukungan Dinas Pendidikan Provinsi, MKKS Kotawaringin Timur, Komite Sekolah, Kepala SMAN 1 Sampit, para guru Biologi serta alumni yang turut membantu mempersiapkan Axel menghadapi kompetisi.
Dukungan keluarga inti Axel serta doa dari banyak pihak turut menjadi bagian dalam perjalanan tersebut. Endang berharap prestasi ini menjadi awal dari pencapaian berikutnya bagi Axel.
“Terima kasih karena Ibu diberi kesempatan untuk mengenalmu dan membersamaimu dalam awal sebuah pencapaian yang luar biasa. Ibu berharap ke depannya akan ada lagi hal-hal yang lebih hebat dan luar biasa. Teruslah bersinar tanpa meredupkan yang lain dan ingat, jujur itu juara. Salam sukses,” pesannya.
Axel berharap prestasi tersebut menjadi pemantik semangat bagi pelajar Kalteng lainnya untuk berani bermimpi dan berkompetisi di bidang sains.
“Saya yakin dengan berlanjutnya dorongan masif dari Provinsi, serta integrasi mentalitas kejuaraan pada tiap sekolah, kita dapat membuktikan bahwa Kalteng sangat layak untuk berdiri di panggung nasional,” pungkasnya. (HERMAWAN DP/y)
Axel Giyofandhi Raih Medali Perunggu Biologi di OSN Nasional 2026
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla Hebat Kepung SMAN 3 Kuala Kapuas, Relawan Kewalahan
Penerbangan di Bandara H Asan Sampit Dibatalkan hingga 25 Oktober akibat Kabut Asap
Kabut Asap Tebal dan Jarak Pandang Terbatas di Sampit Jadi Ancaman Masyarakat di Jalan Raya
Overstay hingga Aktivitas Tak Sesuai Izin, 45 WNA Diamankan
Jarak Pandang Kurang 3 Meter Picu Sejumlah Kecelakaan di Jalan Gubernur Syarkawi Banjar
Kabut Asap Parah Selimuti Trans Kalimantan Kapuas, Jarak Pandang Kurang 5 Meter
Komentar (0)
Memuat komentar…







