BORNEONEWS, Palangka Raya - Kesiapsiagaan menghadapi risiko kebakaran menjadi perhatian para pekebun sawit swadaya di kawasan Pangkoh, Kabupaten Pulang Pisau. Upaya ini diperkuat melalui dukungan sarana pemadam kebakaran untuk masyarakat di tiga desa.
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS bersama Ecogreen Oleochemicals menyerahkan satu set peralatan pemadam kebakaran kepada Asosiasi Pekebun Sawit Pangkoh atau APSP.
Peralatan diserahkan dalam pertemuan yang berlangsung di Desa Kantan Atas. Kegiatan turut dihadiri pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kelompok tani, Internal Control System atau ICS APSP, serta perwakilan SSMS dan Ecogreen.
Ketua APSP, Ngadiran mengatakan peralatan ini akan menjadi fasilitas bersama yang dapat dimanfaatkan oleh pekebun di Desa Kantan Atas, Kantan Dalam, dan Gandang Barat.
“Peralatan ini akan kami gunakan untuk tiga desa. Harapannya bisa membantu masyarakat lebih siap apabila terjadi kebakaran,” ujar Ngadiran dalam rilis SSMS kepada Borneonews, Selasa 29 September 2026.
Keberadaan peralatan pemadam tidak hanya untuk digunakan ketika kebakaran sudah terjadi. Yang lebih penting adalah meningkatkan kesiapan masyarakat dalam melakukan pencegahan dan penanganan awal.
“Yang paling penting tentu bagaimana kita bersama-sama mencegah agar api tidak meluas,” katanya.
Dukungan sarana ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama bahwa perlindungan kebun dan lingkungan membutuhkan keterlibatan masyarakat.
Bagi pekebun, kesiapsiagaan terhadap kebakaran juga berkaitan langsung dengan keberlangsungan sumber penghidupan mereka.
APSP kini terus mengembangkan keanggotaan di tiga desa sekaligus memperkuat kerja bersama para pekebun. Dengan fasilitas bersama dan kelembagaan yang semakin kuat, masyarakat diharapkan lebih siap menjaga kebun sekaligus lingkungan dari risiko kebakaran. (TESTI PRISCILLA)









