KARAWANG –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Citra Borneo Indah (CBI) Group bersama Abdul Rasyid Foundation (ARF) menyalurkan bantuan kemanusiaan sekitar 5 ton bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penyaluran bantuan dilakukan selama dua hari, 29 - 30 September 2026, dengan menggandeng Laznas Yakesma sebagai mitra distribusi. Bantuan yang disalurkan berupa berbagai kebutuhan dasar masyarakat, seperti beras, minyak goreng, mi instan, sarden, tepung, obat-obatan, hingga terpal.

Sebelumnya, bantuan kemanusiaan tersebut diberangkatkan dari Gudang Logistik CBI Group di Depok, Jawa Barat. Tim CBI Group, ARF, dan Laznas Yakesma kemudian hadir langsung di NTT untuk memastikan bantuan diterima masyarakat yang terdampak.

Manager CSR Abdur Rohman  sebagai perwakilan CBI Group dan ARF, Kamis, 1 Oktober 2026 menjelaskan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian keluarga besar CBI Group dan ARF terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana.

“Kami hadir di NTT membawa amanah dan kepedulian dari keluarga besar CBI Group dan Abdul Rasyid Foundation. Bantuan ini mungkin tidak dapat menjawab seluruh kebutuhan masyarakat, namun kami berharap dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” jelasya.

Rohman berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari proses pemulihan pascabencana.

“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bagian dari proses pemulihan masyarakat,” jelasnya.

Selain menyalurkan bantuan, kehadiran tim di lapangan juga dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat dan wilayah yang terdampak.

Pemantauan tersebut menjadi bahan untuk menyesuaikan penyaluran bantuan berikutnya dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Penyaluran di Kabupaten Nagekeo merupakan bagian dari total sekitar 19 ton bantuan kemanusiaan yang disiapkan CBI Group, ARF dan Laznas Yakesma untuk masyarakat terdampak gempa bumi di NTT.

Setelah Nagekeo, lanjut Abdur Rohman, bantuan yang tersisa akan disalurkan secara bertahap ke sejumlah wilayah terdampak lainnya, yakni Kabupaten Flores Timur, Sikka, Ende, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai Tengah, dan Manggarai Barat.

"Melalui kolaborasi , CBI Group, ARF dan Laznas Yakesma berupaya memperluas jangkauan bantuan sehingga dapat diterima masyarakat di berbagai daerah terdampak," jelasnya 

Rohman menjelaskan, proses distribusi dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi serta kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

"Kolaborasi antara dunia usaha, yayasan, lembaga filantropi, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam membantu warga menghadapi situasi darurat akibat bencana," jelasnya.

Rohman mengatakan, bagi CBI Group dan ARF, kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari komitmen untuk terus menghadirkan kebermanfaatan, termasuk ketika terjadi bencana dan kondisi darurat.

"Melalui bantuan tersebut, CBI Group dan ARF berharap masyarakat NTT diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menjalani masa pemulihan. Dukungan yang diberikan diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan material, tetapi juga menjadi pesan solidaritas bahwa masyarakat terdampak tidak menghadapi masa sulit tersebut seorang diri," jelasnya. (WAHYU KRIDA/R)