BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Citra Borneo Indah Group (CBI Group) bersama Abdul Rasyid Foundation (ARF) bermitra dengan Laznas Yakesma memberikan dukungan psikososial dan trauma healing bagi anak-anak terdampak gempa bumi di Dusun Waso, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian aksi kemanusiaan CBI Group, ARF, dan Laznas Yakesma dalam membantu masyarakat terdampak gempa bumi di NTT.
Selain bantuan logistik dan kebutuhan dasar, perhatian juga diberikan terhadap kondisi sosial dan psikologis anak-anak pascabencana.
Anak-anak menjadi salah satu kelompok yang membutuhkan perhatian khusus setelah bencana. Perubahan lingkungan, kerusakan tempat tinggal, kehilangan rasa aman, hingga pengalaman menghadapi gempa dapat memengaruhi kondisi emosional mereka.
Dukungan psikososial tersebut dibawakan Kak Sugi dengan pendekatan yang menyenangkan dan dekat dengan dunia anak. Salah satu media yang digunakan yakni tokoh boneka bernama Waliko, yang digambarkan sebagai sosok anak yang saleh, ceria dan penuh semangat.
Kehadiran Waliko menjadi daya tarik bagi anak-anak. Melalui cerita, permainan dan interaksi, mereka diajak kembali merasakan suasana bermain yang aman dan menyenangkan setelah mengalami situasi sulit akibat gempa.
Manager CSR CBI Group, Abdur Rohman, Jumat, 2 Oktober 2026 menjelaskan kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu anak-anak kembali menemukan keceriaan setelah menghadapi pengalaman menegangkan akibat bencana.
“Anak-anak memiliki dunianya sendiri. Kami ingin mereka kembali menemukan keceriaan itu. Melalui kegiatan psikososial ini, kami berharap anak-anak tidak terus berada dalam bayang-bayang ketakutan akibat gempa, tetapi dapat kembali bermain, tertawa dan menjalani hari-harinya dengan ceria,” jelasnya.
Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan material. Anak-anak juga membutuhkan ruang untuk berekspresi, bermain dan berinteraksi dengan teman sebaya agar secara perlahan dapat membangun kembali rasa aman dan percaya diri.
Selain dukungan psikososial, CBI Group, ARF dan Laznas Yakesma juga memberikan bantuan alat tulis kantor (ATK) bagi masyarakat di desa tersebut.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan administrasi masyarakat maupun aktivitas pendidikan selama proses pemulihan pascabencana.
Penyaluran bantuan di Manggarai Timur merupakan bagian dari rangkaian aksi kemanusiaan CBI Group, ARF dan Laznas Yakesma di sejumlah wilayah terdampak gempa bumi di NTT.
Bantuan diarahkan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendukung proses pemulihan sosial dan psikologis, terutama bagi anak-anak yang turut merasakan dampak bencana.
CBI Group dan ARF memandang proses pemulihan masyarakat membutuhkan perhatian yang lebih luas. Anak-anak tetap membutuhkan ruang untuk tumbuh, belajar, bermain dan membangun kembali rasa aman setelah mengalami bencana.
Melalui kolaborasi bersama Laznas Yakesma, dukungan tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak sekaligus membantu anak-anak kembali menjalani aktivitas dengan penuh keceriaan.
Di tengah kondisi pascabencana, keceriaan anak-anak menjadi bagian penting dari proses pemulihan. Melalui sosok Waliko, mereka diajak kembali mengenal dunia mereka melalui permainan, cerita, persahabatan dan interaksi yang menyenangkan.
Pemulihan pascabencana bukan hanya tentang membangun kembali rumah dan memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga membantu membangun kembali rasa aman dan harapan dalam diri anak-anak. (WAHYU KRIDA/R)









