PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Kasongan – Sebanyak 9.068 warga Kabupaten Katingan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan menerima bantuan pangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Bantuan disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah dampak kabut asap dan kondisi Karhutla yang masih berlangsung di sejumlah wilayah.

Bupati Katingan, Saiful, mengatakan bantuan tersebut sangat membantu masyarakat yang sedang menghadapi dampak kebakaran dan asap.

“Kami merasa sangat terbantu sekali dengan adanya bantuan ini di tengah-tengah terjadinya Karhutla di Kabupaten Katingan,” kata Saiful di Kasongan, Jumat, 2 Oktober 2026.

Bantuan diserahkan langsung Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Katingan.

Penyaluran diawali di halaman Kantor Bupati Katingan dan dilanjutkan ke sejumlah wilayah terdampak.

Selain bantuan pangan, kegiatan juga dirangkai dengan penyaluran manfaat Kartu Huma Betang Sejahtera melalui Bank Kalteng Cabang Kasongan dan pemeriksaan kesehatan gratis.

“Alhamdulillah, hari ini kami bisa hasupa hasundau dan bersilaturahmi dengan masyarakat Katingan dalam rangka kunjungan kerja serta menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak asap Karhutla,” kata Agustiar.

Ia meminta pemerintah kabupaten memastikan data penerima benar-benar akurat agar bantuan tepat sasaran.

“Selama ada akses akan dibantu. Tetapi akses kita terbatas. Karena itu, saya minta bupati menyiapkan data yang benar, yaitu orang-orang yang benar-benar berhak menerima,” tegasnya.

Dari total bantuan tersebut, sebanyak 3.300 paket disalurkan kepada warga di Kelurahan Kasongan Baru, Kelurahan Kasongan Lama, Desa Tumbang Liting, Dusun Hampangen dan Desa Tewang Kadambang.

Sebanyak 1.906 bantuan diberikan kepada ASN golongan I dan II serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Kemudian 500 bantuan disalurkan kepada kelompok masyarakat seperti tenaga outsourcing, pasukan kuning, sopir angkutan umum, buruh, petani, nelayan, juru parkir, pedagang kecil dan pelaku UMKM.

Penyaluran juga dilakukan di Kereng Pangi, Kecamatan Katingan Hilir, dengan total 2.062 bantuan untuk warga Desa Hampalit, Desa Telangkah, Desa Banut Kalanaman dan Talian Kereng.

Sementara 1.300 bantuan lainnya diberikan kepada masyarakat di wilayah Tumbang Samba, Kecamatan Katingan Tengah, mencakup Desa Samba Kahayan, Telok, Samba Danum, Samba Katung dan Bakumpai.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Viktoria Aden, mengatakan bantuan pangan tersebut diberikan kepada masyarakat terdampak Karhutla yang berada di luar penerima manfaat Kartu Huma Betang Sejahtera.

“Beliau dengan semangat mengajak kami untuk turun langsung ke lapangan melihat kondisi masyarakat agar dalam keadaan baik pada masa asap Karhutla,” katanya.

Masyarakat yang merasa memenuhi kriteria penerima KHBS namun belum terdaftar diminta berkoordinasi dengan kepala desa, lurah maupun relawan untuk menjalani proses verifikasi dan validasi data.