BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Kementerian Pertanian menyalurkan bantuan 100 unit handtraktor untuk mendukung pengolahan lahan dan peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kapuas, Yohanes, menilai bantuan tersebut dapat mempercepat pengolahan lahan sekaligus meningkatkan efisiensi kerja petani, terutama menghadapi musim tanam Oktober-Maret.
“Untuk itu, bantuan alat dan mesin pertanian tersebut perlu disalurkan secara tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan kelompok tani yang membutuhkan,” kata Yohanes di Kuala Kapuas, Jumat, 2 Oktober 2026.
Menurutnya, keberadaan handtraktor sangat membantu petani yang selama ini membutuhkan dukungan alat untuk mempercepat persiapan lahan.
Namun, bantuan tersebut harus diikuti pengawasan dan pendampingan agar seluruh unit benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
“Jangan sampai alat yang sudah diberikan justru tidak digunakan secara maksimal. Maka pemanfaatannya juga perlu pemantauan dan pendampingan dari pemerintah,” ujarnya.
Yohanes mengatakan penggunaan handtraktor dapat memangkas waktu dan tenaga dalam proses pengolahan tanah.
Dengan demikian, tahapan dari pengolahan lahan hingga penanaman dapat berlangsung lebih cepat dan mendukung peningkatan produksi pangan di Kapuas.
Ia juga meminta kelompok tani penerima bantuan menjaga dan merawat alat tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Atas nama DPRD Kapuas, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas bantuan 100 unit handtraktor ini,” katanya.
Yohanes menilai bantuan tersebut menunjukkan dukungan pemerintah pusat terhadap Kapuas sebagai salah satu daerah penghasil pangan di Kalimantan Tengah.
Ia berharap dukungan Kementerian Pertanian terus berlanjut, baik melalui tambahan alat dan mesin pertanian maupun program optimalisasi lahan dan cetak sawah.
“Ini bagian dari upaya kita bersama untuk meningkatkan produksi pangan dan mendukung ketahanan serta swasembada pangan, khususnya di Kabupaten Kapuas,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Edi Dese, mengatakan bantuan handtraktor juga diarahkan untuk mendukung kegiatan cetak sawah dan optimalisasi lahan.
“Tujuannya adalah mempertahankan dan mewujudkan swasembada pangan,” kata Edi.
Menurutnya, pemerintah daerah terus mendorong pengembangan sektor pertanian melalui optimalisasi lahan, pencetakan sawah baru serta pemanfaatan alsintan.
Pendistribusian 100 handtraktor akan dilakukan setelah seluruh unit selesai dirakit dan kemudian diserahkan kepada kelompok tani penerima sesuai ketentuan.









