BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat budaya integritas melalui peran perempuan dalam keluarga, lingkungan kerja, dan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Sunarti saat menjadi narasumber dalam Tayang Bincang Komunitas Pemelajar Akuntansi Forensik dan Investigasi Anindhacitya bertema “Peranan Perempuan dalam Penguatan Budaya Integritas” di Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa, 6 Oktober 2026.
Sunarti menjelaskan integritas menjadi dasar dalam membangun budaya organisasi yang sehat dan terpercaya.
“Integritas bukan sekadar kepatuhan terhadap aturan, tetapi keselarasan antara keyakinan, perkataan, dan tindakan. Integritas tercermin dari konsistensi dalam memegang prinsip, termasuk ketika tidak ada yang mengawasi, serta menjadi landasan dalam setiap tindakan,” ujar Sunarti.
Menurut Sunarti, keluarga memiliki peran penting dalam pembentukan karakter sejak dini karena anak belajar dari apa yang dilihat dan dialaminya.
“Perempuan sebagai ibu berperan penting dalam membentuk kebiasaan positif serta membimbing anak agar tumbuh mandiri dan bertanggung jawab atas setiap pilihannya,” jelas Sunarti.
Sunarti menambahkan integritas menjadi landasan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan kerja.
“Kompetensi dan jabatan harus diimbangi dengan sikap profesional dalam menjalankan tugas. Setiap kewenangan harus digunakan secara tepat, keputusan diambil berdasarkan ketentuan dan kepentingan bersama, serta setiap tindakan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkap Sunarti. (HERMAWAN DP/y)









