KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Pemerintah Kabupaten Seruyan terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia (lansia). Salah satunya diwujudkan melalui dukungan terhadap program Sekolah Lansia Seruni Ceria.

Staf Ahli Bupati Seruyan Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Sukardi, mewakili Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, menghadiri Wisuda Sekolah Lansia Seruni Ceria Kabupaten Seruyan di Aula Kantor Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kamis 8 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung penuh kebahagiaan dan menjadi momentum bagi para peserta yang telah mengikuti berbagai proses pembelajaran serta pembinaan dalam program Sekolah Lansia Seruni Ceria.

Bupati Seruyan dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Sukardi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan proses pembelajaran.

Bupati menilai keberhasilan para lansia mengikuti pendidikan tersebut menjadi bukti bahwa semangat belajar tidak mengenal batas usia.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Seruyan, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya serta ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati lansia yang hari ini resmi diwisuda. Sungguh, ini adalah bukti nyata bahwa semangat belajar tidak mengenal batas usia,” pesan Bupati.

Menurutnya, meningkatnya angka harapan hidup masyarakat harus dibarengi dengan upaya menciptakan masa tua yang berkualitas.

Karena itu, keberadaan Sekolah Lansia dinilai memiliki peran penting dalam membentuk lansia yang sehat, aktif, mandiri, produktif, dan bermartabat.

Sekolah Lansia Seruni Ceria juga menjadi salah satu bentuk penerapan konsep Lansia Tangguh, yakni lansia yang memiliki ketahanan dan kesejahteraan dari aspek fisik, mental, sosial, hingga spiritual.

Melalui program tersebut, para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai kesehatan fisik, tetapi juga memperoleh stimulasi kognitif, pembinaan keagamaan serta pengembangan keterampilan sosial.

Bupati Seruyan turut mengapresiasi antusiasme para peserta yang tetap bersemangat untuk belajar, bersosialisasi dan mengembangkan kemampuan diri meskipun telah memasuki usia lanjut.

“Lansia bukanlah beban pembangunan, melainkan aset sosial yang berharga dengan segudang pengalaman hidup yang sangat arif dan bijaksana untuk dibagikan kepada anak cucu dan masyarakat luas,” demikian pesan Bupati. (FAHRUL/y)