PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus bergerak aktif menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan di tengah musim kemarau yang masih berlangsung.

Hingga tanggal 8 Oktober 2026, total volume air bersih yang telah disalurkan mencapai 7.842.050 liter atau sekitar 7,8 juta liter.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran melalui Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Agustan Saining, menyampaikan bahwa penyaluran air bersih merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dinas dalam mendukung ketersediaan kebutuhan dasar warga.

Langkah ini dilakukan terutama di wilayah - wilayah yang akses sumber air bersihnya terbatas akibat kondisi cuaca yang kering.

"Kebutuhan air bersih adalah hak dasar setiap warga. Di tengah musim kemarau yang berkepanjangan, kami berupaya hadir dan membantu meringankan beban masyarakat agar kebutuhan air untuk kebersihan dan kesehatan tetap terpenuhi," ujar Agustan Saining, Selasa 13 Oktober 2026

Penyaluran air bersih ini dilaksanakan secara berkelanjutan sejak awal musim kemarau dan diprioritaskan bagi desa-desa yang lokasinya berada di kawasan lahan gambut atau daerah terpencil yang sulit dijangkau akses air tanah.

Tim bergerak menggunakan mobil tangki yang menjangkau titik-titik pemukiman warga.

Agustan menjelaskan bahwa kegiatan ini juga berjalan beriringan dengan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Sumber air yang disalurkan tidak hanya untuk kebutuhan warga, tetapi juga sekaligus mengisi cadangan air di lokasi strategis untuk mendukung kesiapsiagaan pemadaman karhutla jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran di sekitar pemukiman.

"Kami mengintegrasikan dua hal ini: membantu warga mendapatkan air bersih sekaligus menyiapkan sumber air di lokasi yang rawan kebakaran. Dengan begitu, jika terjadi titik api, petugas dapat segera menjangkau dan memadamkannya lebih cepat," jelasnya.

Pemprov Kalteng berkomitmen akan terus memantau kondisi di lapangan dan menambah volume penyaluran jika masih ada warga yang membutuhkan.

Koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota terus diperkuat agar bantuan dapat tepat sasaran dan menjangkau seluruh wilayah yang memerlukan.

Agustan juga berharap masyarakat dapat menggunakan air bersih yang disalurkan dengan bijak dan hemat.

"Kerja sama seluruh pihak diharapkan agar masa sulit akibat musim kemarau ini dapat dilalui bersama dengan tetap menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan," pungkasnya. (PATHUR/H)