BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meraih predikat Sangat Baik dalam penilaian kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan kinerja percepatan pelaksanaan berusaha pemerintah daerah tahun 2026.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia atas hasil penilaian terhadap kinerja pelayanan perizinan serta upaya pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pelaksanaan kegiatan usaha.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kotim, Diana Setiawan, menyatakan capaian tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kinerja pelayanan yang dilaksanakan pemerintah daerah, khususnya dalam memberikan kemudahan kepada masyarakat dan pelaku usaha.
"Predikat tersebut juga menjadi dorongan bagi DPMPTSP Kotim untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat sistem perizinan, serta menciptakan iklim investasi yang kondusif di daerah, " katanya, Selasa, 13 Oktober 2026.
Menurutnya, pelayanan publik yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan investasi. Karena itu, peningkatan kualitas pelayanan harus terus dilakukan agar masyarakat dan pelaku usaha mendapatkan layanan yang mudah, cepat, transparan, dan sesuai ketentuan.
Selain meningkatkan kualitas pelayanan, percepatan pelaksanaan berusaha juga menjadi perhatian agar proses perizinan tidak menjadi hambatan bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan kegiatan ekonominya di Kotim.
"Kami berharap Capaian predikat Sangat Baik ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran DPMPTSP Kotim untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kinerja pelayanan pada tahun-tahun mendatang, " harapnya.
Dengan pelayanan perizinan yang semakin optimal, Pemkab Kotim diharapkan mampu meningkatkan daya tarik investasi, membuka peluang usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (DEVI/j)
DPMPTSP Kotim Raih Predikat Sangat Baik dalam Penilaian Kinerja Pelayanan Publik 2026
Bagikan:

SAMPIT –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Gelar GPM di 38 Provinsi untuk Tekan Gejolak Harga Pangan
Karhutla Hebat Kepung SMAN 3 Kuala Kapuas, Relawan Kewalahan
Penerbangan di Bandara H Asan Sampit Dibatalkan hingga 25 Oktober akibat Kabut Asap
Kabut Asap Tebal dan Jarak Pandang Terbatas di Sampit Jadi Ancaman Masyarakat di Jalan Raya
Overstay hingga Aktivitas Tak Sesuai Izin, 45 WNA Diamankan
Jarak Pandang Kurang 3 Meter Picu Sejumlah Kecelakaan di Jalan Gubernur Syarkawi Banjar
Komentar (0)
Memuat komentar…







