SAMPIT –

‎BORNEONEWS, Sampit – Di tengah situasi konflik di kawasan Timur Tengah, jemaah umrah asal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, yang berangkat melalui dua biro perjalanan umrah terdaftar di daerah itu, dipastikan dalam kondisi sehat. Hingga kini, mereka masih menjalankan ibadah di Mekkah, Arab Saudi, dengan jadwal kepulangan yang belum mengalami perubahan.
‎
‎Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kotim, Tiariyanto, mengatakan kepastian tersebut berdasarkan hasil konfirmasi dengan pihak biro perjalanan umrah yang melaporkan keberangkatan jemaahnya.
‎
‎“Ada dua travel umrah yang terdaftar di Kotim dan melaporkan keberangkatan jemaahnya, yakni PT DHS dan PT Arronuna Internasional Mandiri. Keduanya berkantor pusat di Sampit,” ujarnya, Rabu, 14 Oktober 2026.
‎
‎Ia menjelaskan, pihaknya telah menerima informasi terbaru mengenai keberadaan dan kondisi jemaah dari kedua biro perjalanan tersebut. Berdasarkan laporan yang diterima, seluruh jemaah yang dilaporkan masih berada di Mekkah dan dalam kondisi sehat.
‎
‎Selain memastikan kondisi jemaah, pihaknya juga telah mengonfirmasi jadwal kepulangan mereka. Hingga saat ini, belum ada perubahan terhadap jadwal yang telah ditetapkan oleh masing-masing penyelenggara perjalanan umrah.
‎
‎Meski demikian, perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah tetap menjadi perhatian. Kondisi tersebut tidak hanya menjadi perhatian pemerintah, tetapi juga keluarga jemaah di Kotim yang menantikan kepulangan mereka ke Tanah Air.
‎
‎Untuk memantau perkembangan kondisi jemaah, Kementerian Haji dan Umrah Kotim mengandalkan laporan dan informasi dari penyelenggara perjalanan umrah yang bersangkutan.
‎
‎Tiariyanto juga mengingatkan pentingnya memperoleh informasi dari sumber resmi agar masyarakat tidak mudah terpengaruh kabar yang belum terverifikasi, terutama terkait situasi keamanan dan kondisi jemaah di Tanah Suci.
‎
‎“Berdasarkan konfirmasi terakhir yang diterima, jemaah dari PT DHS dan PT Arronuna Internasional Mandiri masih berada di Mekkah dalam kondisi sehat, sementara jadwal kepulangan mereka belum mengalami perubahan,” pungkasnya. (DEVI/y)