BORNEONEWS, Sampit – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjalin kerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit untuk meningkatkan keterampilan warga binaan melalui pelatihan budidaya ayam petelur.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Yephi mengatakan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua pihak.
"Program ini menjadi salah satu upaya membekali warga binaan dengan pengetahuan dan keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai modal untuk menjalani kehidupan setelah bebas dari masa pidana, " katanya, Jumat, 16 Oktober 2026.
Sebanyak 16 warga binaan yang telah melalui proses seleksi mengikuti pelatihan tersebut. Kegiatan dilaksanakan secara daring bersama lapas-lapas di wilayah Kalimantan Tengah, serta secara luring di Lapas Kelas IIB Sampit.
"Dalam pelatihan itu, peserta mendapatkan pembekalan materi dan praktik langsung mengenai budidaya ayam petelur. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi mereka untuk mengembangkan keterampilan di bidang peternakan," jelasnya.
Melalui program ini, warga binaan diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensi diri dan membangun kemandirian ekonomi.
Keterampilan yang diperoleh juga diharapkan dapat membantu warga binaan mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat dan berkontribusi secara positif setelah menyelesaikan masa pembinaan.
"Kami berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui berbagai program pelatihan dan kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan," ucapnya.
Dengan adanya pelatihan budidaya ayam petelur ini, warga binaan diharapkan memiliki bekal keterampilan produktif yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha maupun sumber penghasilan ketika kembali menjalani kehidupan di masyarakat. (DEVI/j)
Gandeng Lapas Sampit, Distan Kotim Latih Warga Binaan Budidaya Ayam Petelur
Bagikan:

SAMPIT –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Gelar GPM di 38 Provinsi untuk Tekan Gejolak Harga Pangan
Karhutla Hebat Kepung SMAN 3 Kuala Kapuas, Relawan Kewalahan
Penerbangan di Bandara H Asan Sampit Dibatalkan hingga 25 Oktober akibat Kabut Asap
Kabut Asap Tebal dan Jarak Pandang Terbatas di Sampit Jadi Ancaman Masyarakat di Jalan Raya
Overstay hingga Aktivitas Tak Sesuai Izin, 45 WNA Diamankan
Jarak Pandang Kurang 3 Meter Picu Sejumlah Kecelakaan di Jalan Gubernur Syarkawi Banjar
Komentar (0)
Memuat komentar…







