BORNEONEWS, Banjarmasin – Empat orang diamankan dalam operasi pemberantasan narkotika di kawasan Kelayan Luar dan Kelayan Tengah, Kota Banjarmasin. Dalam operasi tersebut, polisi menyita sabu dengan berat bersih total 5,12 gram beserta sejumlah barang lainnya.
Dalam rilis kasus, Minggu, 18 Oktober 2026, diketahui operasi yang dilakukan pada Sabtu, 17 Oktober 2026, menyasar dua titik lokasi yang berdasarkan informasi masyarakat dan hasil penyelidikan kepolisian diduga berkaitan dengan penyalahgunaan atau peredaran gelap narkotika.
Dari hasil operasi ada empat orang yang diamankan dan dibawa ke Polresta Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
arang bukti yang disita terdiri dari dua paket sabu dengan berat bersih total 5,08 gram dan satu paket lainnya seberat 0,04 gram. Polisi juga mengamankan satu unit telepon genggam, dompet kulit berwarna hitam, serta satu unit sepeda motor.
Meski demikian, pengamanan keempat orang tersebut belum dengan sendirinya membuktikan keterlibatan mereka dalam tindak pidana narkotika. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memasti peran masing-masing orang serta kaitannya dengan barang bukti yang ditemukan.
Operasi dipimpin langsung Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin. Polresta menyatakan kegiatan dilakukan berdasarkan informasi masyarakat dan hasil penyelidikan di wilayah yang menjadi sasaran.
"Kepolisian berkomitmen memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kota Banjarmasin. Upaya itu, dilakukan untuk menjaga keamanan masyarakat serta melindungi generasi muda dari bahaya narkoba," ucapnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika dan berani melaporkan informasi yang relevan kepada kepolisian.
Polresta Banjarmasin menyatakan operasi serupa akan dilanjutkan melalui penindakan, penyelidikan, dan pengembangan terhadap dugaan jaringan peredaran narkotika. Namun, perkembangan pemeriksaan terhadap empat orang yang diamankan, termasuk status hukum mereka, belum dirinci dalam keterangan yang disampaikan. (SABRIANOOR/H)









