PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Divisi Program dan Kerja Sama Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ), Della Syahni, memaparkan hasil riset tren pemberitaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta fenomena El Niño tahun 2026 dalam Green Editor Forum (GEF) bertajuk “El Niño dan Karhutla: Melihat Api di Meja Redaksi” pada Senin, 19 Oktober 2026.

Riset tersebut menunjukkan dominasi berita informatif dengan porsi lebih dari 90 persen, sementara berita indepth dan opini masih minim. Dari sisi narasumber, pemerintah mendominasi dengan lebih dari 60 persen kutipan, sedangkan suara masyarakat, akademisi, dan organisasi masyarakat sipil relatif kecil.  

Della menekankan perlunya media menghadirkan perspektif yang lebih beragam agar liputan karhutla tidak hanya berpusat pada pemerintah.

“Media harus memberi ruang bagi masyarakat terdampak, akademisi, dan CSO agar publik mendapat gambaran utuh,” kata Della.

Selain pemaparan riset, forum ini juga menghadirkan narasumber daerah, salah satunya Pimpinan Redaksi Borneonews, Pariyanto Marman. Ia membahas pola pemberitaan karhutla di Kalimantan Tengah, khususnya dalam menghadapi risiko El Niño.

Pariyanto menyoroti tantangan redaksi dalam menyajikan informasi yang berorientasi pada kepentingan publik di tengah tekanan kebutuhan berita cepat dan keterbatasan sumber daya.  

Menurut Pariyanto, redaksi daerah sering berhadapan dengan dilema antara memenuhi kebutuhan liputan harian dan menyajikan laporan mendalam yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami berupaya menjaga keseimbangan agar berita tidak sekadar informatif, tetapi juga memberi konteks dan solusi,” ungkap Pariyanto.

Diskusi dalam GEF berlangsung interaktif, dengan peserta menyoroti tantangan liputan lingkungan, termasuk akses informasi, tekanan ekonomi media, serta kebutuhan peningkatan kapasitas jurnalis.

SIEJ berharap forum ini dapat mendorong media untuk memperkuat peran mereka dalam mengawal isu lingkungan, sehingga liputan karhutla dan El Niño lebih berimbang, berbasis data, dan berpihak pada kepentingan publik. (TESTI PRISCILLA/j)