BORNEONEWS, Palangka Raya – Yuliana Dewi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Perempuan Bangsa Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Palangka Raya dalam pleno pemilihan ketua yang digelar Selasa, 20 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di aula atau ruang rapat DPW PKB Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Terpilihnya Yuliana Dewi secara aklamasi menjadi awal kepemimpinannya dalam menggerakkan organisasi perempuan di lingkungan PKB Kota Palangka Raya.
Ketua DPC PKB Kota Palangka Raya periode 2026–2031, Rusdiansyah atau yang akrab disapa Uwah, menyampaikan harapannya agar Perempuan Bangsa semakin aktif dan berperan dalam mendukung perjuangan partai serta pemberdayaan perempuan.
“Terpilihnya Yuliana Dewi secara aklamasi diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat organisasi Perempuan Bangsa di Kota Palangka Raya. Kami berharap kepengurusan ke depan mampu membangun solidaritas, memperluas partisipasi perempuan, serta menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Rusdiansyah, Selasa, 20 Oktober 2026.
Menurutnya, Perempuan Bangsa memiliki peran strategis dalam mendorong keterlibatan perempuan di berbagai bidang, baik sosial, pendidikan, pemberdayaan ekonomi maupun politik.
Ia juga berharap kepemimpinan Yuliana Dewi dapat memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput sehingga Perempuan Bangsa semakin dekat dengan masyarakat.
“Perempuan memiliki potensi besar dalam pembangunan daerah. Karena itu, organisasi ini harus menjadi wadah bagi perempuan untuk berkembang, berkontribusi, dan ikut memperjuangkan kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Rusdiansyah menegaskan, DPC PKB Kota Palangka Raya berharap kepengurusan Perempuan Bangsa dapat berjalan solid, bersinergi dengan struktur partai, serta menjalankan program-program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dengan terpilihnya Yuliana Dewi secara aklamasi, Perempuan Bangsa PKB Kota Palangka Raya diharapkan semakin kuat dalam menjalankan peran organisasi dan meningkatkan kontribusi perempuan bagi pembangunan daerah. (MARINI/y)









