PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Enam murid SMAN 2 Palangka Raya meraih medali perak dalam ajang 8th International Science and Invention Fair (ISIF) 2026 melalui penelitian mengenai potensi daun kembang sepatu sebagai bahan alami untuk membantu penanganan demam.

Keenam murid tersebut yakni Raisya Arina Zaidan, Cut Nadia Putri Raya, Vania Cassandra Joycelin, Riris Esther Sitorus, Yasmine Batrisya Agata, dan Gilang Natanael Tanggara.

Mereka mempresentasikan penelitian berjudul From Local Wisdom to Scientific Evidence: Validation of Hibiscus rosa-sinensis as a Natural First-Aid Treatment for Fever dalam kompetisi yang berlangsung di Balai Purnomo Prawiro, Universitas Indonesia, Depok, pada 12–17 Oktober 2026.

Penelitian tersebut berangkat dari pengetahuan tradisional masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman kembang sepatu atau Hibiscus rosa-sinensis.

Melalui pendekatan ilmiah, para murid mengkaji potensi daun kembang sepatu sebagai kompres untuk membantu penanganan demam.

Mewakili tim, Raisya Arina Zaidan mengatakan kompetisi tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempresentasikan hasil penelitian, menjelaskan metode yang digunakan, serta menjawab pertanyaan dari dewan juri.

“Dalam kompetisi ini, saya bersama tim membawa penelitian tentang pemanfaatan daun kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis) sebagai kompres untuk membantu penanganan demam. Penelitian ini berangkat dari pengetahuan tradisional yang ada di masyarakat, kemudian kami coba kaji melalui pendekatan ilmiah untuk melihat potensinya lebih lanjut,” ungkap Raisya dalam keterangannya seperti dikutip Borneonews pada Rabu, 21 Oktober 2026.

Ia mengaku bersyukur atas pencapaian bersama timnya dan menyebut keberhasilan tersebut sebagai pengalaman berharga untuk memperluas wawasan serta meningkatkan kemampuan dalam bidang penelitian. (HERMAWAN DP/j)